Oknum DPD PSI Kabupaten Cirebon Rampas Handphone dan Lecehkan Wartawan

- Pewarta

Rabu, 6 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, (Kontroversinews), – Oknum Jajaran DPD PSI Kabupaten Cirebon berinisial (A), dilaporkan ke Polresta Cirebon oleh seorang Wartawan pada Senin, (04/03/2024), sosok (A) diduga bertindak Arogan kepada kedua Wartawan (J) dan (I) dan dinilai telah melecehkan profesi Wartawan.

Ditemui di Mapolresta Cirebon, “J” menyampaikan kronologi kejadiannya, berawal saat dirinya beserta rekan seprofesinya “I” mengunjungi kantor sekretariat DPD PSI Kabupaten Cirebon yang berada di Komplek Ruko Desa Wanasaba Kidul Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, bukannya mendapatkan perlakuan baik, “J” dan “I” justru malah mendapatkan makian berupa kata kasir dari “A”.

“Awalnya saya sama “I” mampir ke Kantor DPD PSI Kabupaten Cirebon, disitu bukannya disambut baik sebagai tamu, justru dia (A) malah maki-maki pakai kata kasar ke “I” akhirnya terjadilah cekcok” ungkap “J”, (04/03/2024).

Tak berhenti disitu, “J” mengatakan sempat terjadi kontak fisik Antara keduanya, “A” juga diduga telah melakukan upaya kekerasan menggunakan Sajam berupa sebuah Parang yang diduga telah dipersiapkannya,

“Lalu dia (A) mendorong (I) ketika hendak duduk dan beberapa kali melayangkan sajam berupa Parang” katanya.

Lebih lanjut, J menceritakan setelah itu dirinya mengalami Intimidasi saat mencoba mengabadikan situasi yang dialami rekannya tersebut hingga Handphone miliknya dirampas oleh “A” serta diduga telah melecehkan profesi Wartawan dengan melontarkan perkataan tidak baik.

“Karena menurut penglihatan saya itu telah terjadi peristiwa kawan saya di maki-maki dengan kata kasar dan sempat melayangkan parang juga, dari situlah saya inisiatif untuk merekam video” papar J.

“Dia (A) pun sempat mengintimidasi saya untuk jangan memvidio dan mengatakan serta melecehkan profesi saya dengan melontarkan kata-kata, “wartawan T*i kamu !!” dan menyuruh anaknya mengambil Handphone saya, saat handphone hendak di rampas saya sempat di dorong dan akhirnya handpone saya terlepas dari gegaman saya” lanjutnya.

Selaku Korban, “J” berharap agar kepolisian dapat segera menindaklanjuti pelaporannya.

“Saya berharap kepada penegak hukum khususnya kepada Kapolresta Cirebon agar segra menindak lanjuti laporan kasus ini” tutupnya.

(Arsy Al Banzary)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru