Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum

- Pewarta

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, KontroversiNews | Penegakan hukum di Kabupaten Bogor kembali menjadi sorotan publik. Sebuah warung atau kios penjualan obat-obatan ilegal yang berlokasi di Jalan Cipayung Girang Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dilaporkan kembali beroperasi secara terang-terangan, meskipun sebelumnya telah ditutup dan penjaga warung sempat diamankan oleh aparat penegak hukum.

Fakta ini memicu kecurigaan dan keresahan di tengah masyarakat. Pasalnya, warung yang seharusnya berhenti beroperasi secara permanen justru kembali buka seolah tidak pernah tersentuh proses hukum. Kondisi tersebut memunculkan dugaan kuat adanya pembiaran, bahkan perlindungan dari pihak-pihak tertentu.

Tim awak media Kontroversinews.com yang turun langsung ke lokasi berhasil menemui penjaga warung yang mengaku bernama Bagus. Dari keterangannya, muncul informasi mengejutkan yang menyebutkan adanya dugaan pembekingan dari oknum anggota TNI yang disebut berasal dari wilayah Cilodong. Penjaga warung tersebut juga menyebut seorang koordinator lapangan bernama Richard, yang diduga merupakan anggota TNI, sebagai pihak yang mengatur operasional warung obat ilegal tersebut.

Apabila dugaan ini benar, maka persoalan ini tidak lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan telah menjadi tamparan keras bagi institusi negara. Oknum yang seharusnya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban justru diduga terlibat dalam melindungi peredaran obat-obatan ilegal yang berpotensi merusak generasi muda dan menciptakan keresahan sosial.

Lebih memprihatinkan lagi, kinerja aparat penegak hukum (APH) setempat, khususnya satuan narkoba, patut dipertanyakan secara serius. Mengapa warung yang telah ditindak masih dapat kembali beroperasi tanpa hambatan? Apakah penindakan yang dilakukan hanya bersifat seremonial, ataukah hukum memang kehilangan ketegasannya ketika berhadapan dengan kepentingan tertentu?

Hukum tidak boleh tunduk, apalagi kalah oleh praktik peredaran obat ilegal.

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, keadilan dikhawatirkan hanya akan menjadi slogan semata, sementara para pelaku kejahatan semakin berani dan terang-terangan menjalankan aksinya.

Tim awak media Kontroversinews mendesak Polres Bogor, Polda Jawa Barat, serta institusi TNI terkait untuk segera turun tangan, melakukan penyelidikan secara menyeluruh, dan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu.

Jangan biarkan ulah oknum mencoreng nama baik institusi dan menghancurkan kepercayaan publik terhadap negara. ***

Berita Terkait

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan
Dua Kasus Berhasil Diungkap Satnarkoba Polres Kota Cirebon
Diduga Kebal Hukum, Peredaran Tramadol di Jalan Purwakarta Cipatungha Berlangsung Terang-Terangan
Peredaran Tramadol di Cikalong Wetan Kian Meresahkan, Kinerja APH Dipertanyakan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:32

Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:28

Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut

Berita Terbaru