Kekerasan Oknum Ormas Terhadap Wartawan di Kantor Desa Mekarwangi

- Pewarta

Selasa, 29 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

wartawan Fokus Berita Indonesia yang telah di aniaya salah satu ormas di Majalengka.

wartawan Fokus Berita Indonesia yang telah di aniaya salah satu ormas di Majalengka.

MAJALENGKA (Kontroversinews.com) – Oknum anggota salah satu ormas diduga melakukan tindakan kekerasan berupa tinjuan ke salah satu wartawan Fokus Berita Indonesia yang terjadi di wilayah Majalengka, Provinsi Jawa Barat pada Senin, 28 Juni 2021.

Berawal pada hari sabtu pagi 26-juni-2021 sekitar pukul 09:00 Wib, melintas didepan kantor desa mekarwangi 2 orang yang berprofesi sebagai wartawan dan melihat bendera kebanggaan bangsa indonesia (sang saka merah putih) dalam keadaan sobek-sobek diatas tiang bendera dihalaman kantor desa mekarwangi kecamatan lemahsugih kabupaten majalengka propinsi jawa barat tersebut.

Melihat bendera merah putih yang rusak sedemikian rupa tanpa ada tindakkan apapun dari pemerintah desa itu, menggugah semangat nasionalisme kedua orang wartawan tadi mendatangi kantor desa mekarwangi, dengan tujuan untuk meminta komentar kepala desa (kuwu)_nya.

Namun sesampainya didalam kantor desa, mereka berdua tidak mendapati sang kepala desa dan hanya bertemu dengan salahsatu perangkat desa dengan jabatan kasitapem (kepala seksi tata pemerintahan).

Oleh kasitapem, 2 wartawan yang belakangan diketahui bernama Soleman dan Warya Ayutondiawan diarahkan untuk menuju kerumahnya kepala desa (kades/kuwu) langsung. Namun setibanya dirumah kades/kuwu, wartawan soleman dan wartawan warya disuruh kades/kuwu untuk bertemu dirinya dikantor desa pada hari senin.

Entah apa yang ada dipikiran dan benak kades/kuwu pada hari sabtu itu, atau adakah obrolan yang tidak terungkap oleh wartawan media ini dari 2 wartawan tersebut.yang jelas, dihari yang sudah ditentukan yakni senin 28-juni-2021.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru