Kantor DPC PDI-P Kabupaten Cirebon Disegel

- Pewarta

Minggu, 4 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, (Kontroversinews), – H. Tasiya Soemadi Al Gotas atau yang akrab disapa H. Gotas menyegel Kantor DPC Partai PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon (04/06/2023). Gotas menginginkan agar lahan miliknya tidak dipergunakan terlebih dahulu untuk kegiatan Partai sebelum adanya kejelasan.

Mengutip dari Kabar Cirebon, foto-foto H. Gotas saat melakukan penyegelan kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon tersebar luas di media sosial. Tampak Gotas tengah memasang palang berupa beberapa bambu panjang di gerbang atau pintu masuk kantor DPC PDI Perjuangan setempat.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon yang juga mantan Wakil Bupati Cirebon dari PDI Perjuangan ini mengklaim, tindakan yang dilakukan dirinya lantaran lahan miliknya yang digunakan sebagai kantor DPC PDI Perjuangan itu, selama ini tidak ada kepastian hak yang diterimanya secara jelas, apakah disewa atau dibeli.

“Selama ini saya sebagai pemilik lahan, tidak pernah mendapatkan uang sewa atau kepastian lahan tersebut akan dibeli. Selama bertahun-tahun kantor DPC PDI Perjuangan berdiri di lahan milik saya tanpa kejelasan,” ujar Gotas.

Klaim lahan miliknya itu, kata dia, bisa dibuktikan secara hukum. Karena ia memegang legalitas atas kepemilikan lahan tersebut, dalam bentuk sertifikat. Sehingga, kata Gotas, mau segel atau diapakan pun hak dirinya atas lahan tersebut.

Ia juga melarang aktivitas dalam bentuk apapun di kantor DPC PDI Perjuangan, selama belum ada kepastian.

“Sertifikat lahan saya ada, legalitasnya pun lengkap, ini lahan saya. Mau saya apakan lahan ini adalah hak saya, karena punya saya dan bukan punya DPC PDI Perjuangan,” kata Gotas.

Ia juga membeberkan, status pembayaran DPC PDIP selama menempati lahan yang kini jadi kantor DPC PDIP itu tidak jelas. Bahkan, selama ini uang sewa itu belum dibayar. Karenanya, mantan Ketua DPC PDIP dua periode itu meminta pertanggungjawaban.

“Mau bayar enggak tuh! Tanah itu kan milik saya. Legalitasnya jelas. Dan mau saya pakai. Sementara, sampai saat ini belum dibayar,” katanya.

Sementara itu, pihak DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon saat dikonfirmasi terkait penyegelan kantor tersebut tidak ada yang mau angkat bicara. Namun, berdasarkan sumber di internal DPC PDIP yang enggan disebutkan namanya, DPC tidak akan tinggal diam atas tindakan Gotas tersebut.

Bahkan, dalam waktu dekat DPC PDIP akan menindaklanjuti insiden penyegelan kantor tersebut.

“Pihak-pihak terkait akan dikumpulkan. Untuk dicarikan solusi terbaiknya. Agar tidak menimbulkan kegaduhan menjelang Pemilu,” katanya.

 

(Sumber : Kabar Cirebon)

 

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Viral Video Diduga Langgar Kesusilaan, Dua Pelaku Diamankan Polres Cirebon Kota
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru