Siswi SMP Negeri 1 Karangwareng Diduga Alami Bullying, Gordon : Terkesan Ada Pembiaran

- Pewarta

Selasa, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, (Kontroversinews), – Perundungan atau Bullying di lingkungan sekolah kembali terjadi, kali ini dialami oleh dua orang Siswi SMP Negeri 1 Karangwareng, Kecamatan Karangwareng Kabupaten Cirebon, kedua Siswi tersebut diduga mengalami perundungan berupa SARA dari siswa lainnya di kelas.

Diketahui, kedua Siswi tersebut kerap mendapatkan perundangan berupa SARA dari siswa lainnya yang menghina keyakinan dan suku kedua siswi tersebut, bahkan perkataan-perkataan kasar tersebut mereka terima hingga melalui Grup WhatsApp Sekolah.

Aktivis yang juga mantan anggota LSM Peduli Anak Bangsa, Gordon Situmorang, sebenarnya telah menerima laporan dari keluarga korban sejak Mei 2023, beberapa upaya telah dilakukan seperti melapor ke pihak sekolah namun terkesan adanya pembiaran.

“Sebenarnya sudah dari bulan Mei keluarga korban melaporkan ke saya, kami sudah coba komunikasi dengan pihak sekolah, tapi tidak ada respon dan terkesan melakukan pembiaran” kata Gordon, (07/11/2023).

Gordon juga menyampaikan, saat ini kondisi kedua Siswi tersebut mengalami trauma atas perundungan tersebut, bukan hanya itu, kata Gordon, bahkan orang tua siswi tersebut juga seperti mengalami Depresiasi atas kejadian tersebut.

“Mereka cukup trauma, sama orang tuanya juga, bagaimana tidak, itu satu kelas yang membully” tambahnya.

Lebih lanjut, Gordon juga telah melaporkan hal tersebut kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon pada, Selasa, (07/11/2023), ia berharap agar Dinas segera menindaklanjuti hal tersebut, Gordon juga berharap adanya tindakan kepada pihak sekolah terutama Kepala Sekolah yang terkesan telah melakukan pembiaran.

“Kami sudah sampaikan perihal ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, semoga cepat ditindaklanjuti, dan harus ada tindakan dari disdik kepada pihak sekolah, kalau bisa Kepala Sekolahnya itu dipindahkan, karena terkesan melakukan pembiaran” ujar Gordon.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon melalui Bidang Pelayanan Umum, Viona, mengatkan pihaknya telah menerima laporan atas dugaan perundangan yang menimpa siswi SMP Negeri 1 Karangwareng tersebut.

“Benar, kita sudah menerima laporan atau aduan atas kejadian tersebut” ujarnya.

Viona juga menambahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon akan sesegera mungkin menindaklanjuti hal tersebut, karena hal tersebut menjadi salah satu Prioritas Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, demi terciptanya lingkungan pendidikan yang baik tanpa adanya Bullying.

“Kami Dinas Pendidikan akan segera menindaklanjuti itu, karena ini Prioritas kami, supaya terciptanya lingkungan sekolah yang baik dan tidak adanya lagi Bullying seperti itu” pungkasnya.

 

(Arsy Al Banzary)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru