Rektor Hadiri Pemakaman Korban Tenggalamnya KM Kayu Sinar Bangun

- Pewarta

Sabtu, 23 Juni 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun | Kontroversinews.-Indah Juwita Saragih merupakan salah satu korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba yang sudah ditemukan dan juga merupakan mahasiswi Fakultas Ekonomi Unika Santo Thomas.

Pemakaman telah dilakukan pada hari ini, Jumat,  22 Juni 2018 di Manik Saribu Kecamatan Sidamanik kabupaten Samosir.

Hadir Dr.  Frietz R. Tambunan selaku Rektor Universitas Katolik Santo Thomas menyampaikan turut berdukanya pihak universitas. Rektor bersama Pegawai dan sejumlah mahasiswa memberikan penghiburan kepada keluarga.

Selain itu,  hadir juga alumni dan memberikan dukungan finansial yang menyatakan bahwa Alumni Unika juga turut berduka.

Mahasiswa yang hadir mempersembahkan lagu persembahan mereka yang dimana semasa hidupnya merupakan lagu kesukaannya.  Selain itu,  mahasiswa yang hadir juga menyerahkan sehelai baju warna merah dimana sebelum kejadian, si korban ingin sekali memiliki baju baru yang berwarna merah.

Sesuai penuturan sahabat-sahabatnya, almarhum ingin sekali liburan ke Huta Sipolha dan ingin sekali teman-temannya mau menginap dirumahnya.  Ntah kebetulan atau bagaimana,  almarhum ditemukan di Pinggir Pantai Huta Sipolha.

Isak tangis dari sahabat-sahabatnya semakin menjadi jadi mengingat apa yang diinginkan almarhum.

“Ndah,  kami sudah menginap dirumah mu,  dan rupanya harus beginilah kami menginap dirumahmu,  kamu mendiamkan kami dengan seribu bahasa” isak tangis Lastri Putri Sijabat sambil menyerahkan bunga.

Memang satu hari sebelum pemakaman,  21 orang mahasiswa yang merupakan teman satu ruangannya menginap di rumah almarhum.

Selamat jalan Ndah,  senang lah kamu di Rumah Bapa di Surga.  (ps)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru