Bupati Datang Tak Bawa Bantuan, Warga Korban Banjir di Parapat Kecewa

- Pewarta

Jumat, 14 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

puluhan rumah di Parapat terendam banjir (Foto: metro24jam.com)

puluhan rumah di Parapat terendam banjir (Foto: metro24jam.com)

PARAPAT (Kontroversinews.com) – Warga Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon yang menjadi korban banjir, Kamis (13/5/2021) kemarin, kecewa dengan bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga yang datang pascabanjir, namun tidak membawa bantuan.

Salah seorang warga korban banjir, Jumat (14/5/2021) Berliana Saing, warga Desa Sualan, Kecamatan Girsang Sipanganbolon mengatakan, pihaknya mengharapkan Bupati Simalungun segera memberikan bantuan seperti sembako yang sangat dibutuhkan warga.  

“Bupati memang datang, meninjau namun sampai saat ini belum memberikan bantuan apapun kepada warga yang rumahnya terendam banjir,” ujar Berliana.

Anggota DPRD Simalungun Bernhard Damanik, mengaku sangat kecewa, bupati Simalungun datang cepat, namun tanpa membawa bantuan yang dibutuhkan warga. “Untuk apa datang dengan gerak cepat kalau hanya meninjau namun kebutuhan warga yang menjadi korban banjir tidak diperhatikan, ” sebut Bernhard dilansir dari Sindonews.com.

Seharusnya menurut Bernhard, bupati Radiapoh bisa memerintahkan langsung Dinas Sosial untuk menyiapkan bantuan sembako untuk arga korban banjir saat meninjau lokasi bencana.

Diketahui, Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga beberapa jam pasca banjir Parapat, langsung turun meninjau lokasi banjir dan longsor di Kecamatan Girsang Sipanganbolon.**AS

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru