Bekas Galian PDAM Kembali Telan Korban

- Pewarta

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Bandung, Kontroversinews | Sebuah truk bernomor polisi B 9629 SDC terperosok ke bekas galian proyek PDAM di pinggir Jalan Raya Babakan Sangkuriang No. 126, RT 01/01, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa dini hari, 06 Januari 2026, sekitar pukul 03.06 WIB.

Menurut keterangan sopir, insiden bermula saat ia berhenti untuk menambah angin karena ban belakang kendaraan mengalami kempes.

“Terpaksa saya mengisi angin di tambal ban yang ada di pinggir jalan. Setelah selesai, saya melanjutkan perjalanan, namun baru maju sekitar lima meter, ban sebelah kiri tiba-tiba amblas. Truk pun terguling dan menimpa salah satu tiang Penerangan Jalan Umum (PJU),” ujarnya.

Sopir mengaku tidak menyangka lokasi tersebut berbahaya.

“Karena posisi jalan terlihat datar, saya tidak terpikir akan terperosok ke bekas lubang galian PDAM,” tambahnya.

Warga sekitar menyampaikan bahwa bekas galian PDAM tersebut memang sudah ditimbun kembali seperti semula. Namun, penimbunan diduga tidak disertai proses pemadatan menggunakan alat berat, sehingga tanah menjadi labil.

Saat dikonfirmasi awak media, Humas PDAM Tirta Raharja melalui sambungan WhatsApp menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Air Bandung Timur (ABT). Adapun kontraktor pelaksana pemasangan pipa PDAM adalah PT Kalimeang Jaya Abadi (KJA).

Seharusnya, setelah proses penggalian dan pemasangan pipa PDAM selesai, bekas galian tidak hanya ditimbun, tetapi juga dipadatkan dengan alat berat serta diberi material koral guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT KJA maupun Humas PDAM belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.

Pewarta: Hedi

Berita Terkait

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan
Dua Kasus Berhasil Diungkap Satnarkoba Polres Kota Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:32

Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum

Berita Terbaru