Kab. Bandung, Kontroversinews | Sebuah truk bernomor polisi B 9629 SDC terperosok ke bekas galian proyek PDAM di pinggir Jalan Raya Babakan Sangkuriang No. 126, RT 01/01, Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa dini hari, 06 Januari 2026, sekitar pukul 03.06 WIB.
Menurut keterangan sopir, insiden bermula saat ia berhenti untuk menambah angin karena ban belakang kendaraan mengalami kempes.
“Terpaksa saya mengisi angin di tambal ban yang ada di pinggir jalan. Setelah selesai, saya melanjutkan perjalanan, namun baru maju sekitar lima meter, ban sebelah kiri tiba-tiba amblas. Truk pun terguling dan menimpa salah satu tiang Penerangan Jalan Umum (PJU),” ujarnya.
Sopir mengaku tidak menyangka lokasi tersebut berbahaya.
“Karena posisi jalan terlihat datar, saya tidak terpikir akan terperosok ke bekas lubang galian PDAM,” tambahnya.
Warga sekitar menyampaikan bahwa bekas galian PDAM tersebut memang sudah ditimbun kembali seperti semula. Namun, penimbunan diduga tidak disertai proses pemadatan menggunakan alat berat, sehingga tanah menjadi labil.
Saat dikonfirmasi awak media, Humas PDAM Tirta Raharja melalui sambungan WhatsApp menjelaskan bahwa proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Air Bandung Timur (ABT). Adapun kontraktor pelaksana pemasangan pipa PDAM adalah PT Kalimeang Jaya Abadi (KJA).
Seharusnya, setelah proses penggalian dan pemasangan pipa PDAM selesai, bekas galian tidak hanya ditimbun, tetapi juga dipadatkan dengan alat berat serta diberi material koral guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT KJA maupun Humas PDAM belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.
Pewarta: Hedi








