Satgas Madago Raya Tembak Mati Pak Guru Teroris MIT Poso

- Pewarta

Kamis, 28 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ist

ist

PALU Kontroverrsinews.com – Satgas Madago Raya tembak mati Askar alias Jaid alias Pak Guru, DPO anggota kelompok terorisme Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Jasad Pak Guru dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu menggunakan satu ambulans milik Polda Sulawesi Tengah, Rabu sekitar pukul 23.48 Wita.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur kepada salah satu terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Betul Satgas Madago Raya mengamankan salah satu DPO MIT. Dalam peristiwa itu, Satgas Madago Raya melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO Askar alias Jaid alias Pak Guru.” kata Dedi kepada awak media dalam konferensi pers resmi di Jakarta.

Dedi menjelaskan sebelum melakukan tindakan tegas terukur terhadap DPO tersebut, personel Satgas Madago Raya telah meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri.

Namun, kata Dedi, DPO MIT itu tidak menghiraukan imbauan Satgas Madago Raya melainkan melakukan perlawanan yang membahayakan keselamatan petugas.

Sementara itu, beberapa tim media tidak diizinkan mendekati kamar mayat di mana tubuh DPO MIT Poso tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Tugas Operasi Madago Raya menembak mati DPO Teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah. Kontak tembak terjadi di Dusun Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong.

Dari insiden itu, dilaporkan bahwa salah satu DPO yang diduga alias de Askar, guru itu ditembak mati.

Diduga bahwa DPO MIT Posa adalah dua orang, yaitu, alias alias Galuh Muklas dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Diduga bahwa kedua mitama MIT masih berkeliaran di pegunungan Kabupaten Poso, Parigi Moutong dan Kabupaten Sigi.

Berita Terkait

APBDes Ngamprah 2024 Disorot: Banyak Anggaran Tidak Jelas, Kades Enggan Beri Jawaban
Skandal Asusila Kepsek Ciawigebang, Marwah Pendidikan Kuningan Terkoyak
Diduga Dana Paret Desa Macet, Ada Apa dengan BPKAD Kuningan…?
Warga Resah, Guest House di Bojongsoang Diduga Jadi Tempat Prostitusi Terselubung
Aroma Bisnis di Sekolah Negeri: SMPN 2 Dayeuhkolot Diduga Jual Seragam
FK-GOL: Kasus Kades Padamenak Murni Pelanggaran Etika Moral yang “Bejad”
Astaga! Tanah Warga Tiba-Tiba Berpindah Nama, Diduga Ulah Kades Nakal di Agrabinta
SPPG Selacau Diminta Tingkatkan Kualitas Usai Insiden Keracunan

Berita Terkait

Rabu, 19 November 2025 - 22:46

APBDes Ngamprah 2024 Disorot: Banyak Anggaran Tidak Jelas, Kades Enggan Beri Jawaban

Selasa, 18 November 2025 - 08:10

Skandal Asusila Kepsek Ciawigebang, Marwah Pendidikan Kuningan Terkoyak

Senin, 10 November 2025 - 21:47

Diduga Dana Paret Desa Macet, Ada Apa dengan BPKAD Kuningan…?

Senin, 3 November 2025 - 13:28

Warga Resah, Guest House di Bojongsoang Diduga Jadi Tempat Prostitusi Terselubung

Rabu, 22 Oktober 2025 - 16:22

Aroma Bisnis di Sekolah Negeri: SMPN 2 Dayeuhkolot Diduga Jual Seragam

Berita Terbaru