Sopir Taksi Blue Bird Dibegal di Jalan Pangeran Antasari, Pelaku menusuk Korban Lebih dari 5 kali

- Pewarta

Kamis, 25 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Kontroversinews.com) – Aksi pembegalan disertai penusukan terjadi di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di depan Bengkel Motor KTM, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (25/3/2021) dini hari.

Kapolsek Cilandak Kompol Iskandarsyah mengatakan, pembegalan diduga dilakukan dua orang pria berumur sekitar 30 tahun. “Pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna hijau terhadap korban seorang laki-laki sopir taksi Blue Bird yang bernama Wahyu Fauzi Septiandi,” kata Iskandarsyah saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis siang. Iskandarsyah mengatakan, pada saat kejadian, korban sedang menunggu penumpang di Jalan Pangeran Antasari.

Tiba-tiba jendela taksi korban diketok oleh pelaku. “Setelah dibuka pintu sopir kemudian pelaku satu langsung menodongkan pisau ke leher korban,” tambah Iskandarsyah. “Kemudian meminta barang-barang berupa handphone dan dompet serta pin ATM bank korban,” ujar Iskandarsyah.

Pelaku lainnya masuk lewat pintu kiri mobil dan langsung menarik badan korban hingga korban tersungkur ke sebelah kiri belakang. Iskandarsyah mengatakan, pelaku menusuk korban dengan pisau ke arah punggung dan paha korban.

Mengutip dari Kompas,Iskandarsyah menyebutkan pelaku menusuk korban lebih dari lima tusukan. “Akhirnya korban memberikan pin ATM yang asal dan kemudian pelaku mengambil handphone dan dompet dan melarikan diri,” ujar Iskandarsyah. Barang bukti berupa senjata tajam tak ditemukan di lokasi kejadian.

Polisi masih menyelidiki kasus pembegalan dan penusukan tersebut. Kasus pembegalan dan penusukan sopir Blue Bird kini ditangani oleh Polsek Cilandak. Polisi masih mencari kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.***AS

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru