Oknum Ustadz Asal Madura Dipolisikan, Karena Tuduhan Persetubuhan Dengan Anak Gadis di Bawah Umur

Kab.Cirebon Kontroversinews.com – Berbekal ilmu agama, tidak membuat seorang lelaki bernama Saefullah mampu menahan hawa nafsu terlarang. Saefullah yang belakangan diketahui sebagai guru mengaji dan dijuluki ustadz ini, memiliki banyak murid.

Baik dari kalangan sekolah dasar (SD) maupun dari kalangan sekolah menengah pertama, salahsatunya sebut saja Bunga.

Siswi dari salahsatu sekolah menengah pertama negeri (SMPN) yang ada daerah selatan Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat ini, harus membuat keluarganya resah. pasalnya, sejak hari kamis 10 Februari 2022 Bunga tidak pernah pulang kerumah usai bubaran sekolahnya.

Usut punya usut, dari keterangan pihak sekolah baik guru dan teman-teman sekolahnya. Bunga selalu dijemput seorang pria berambut gondrong, sampai dihari dimana Bunga dinyatakan hilang.

Berbekal keterangan dari pihak sekolah tersebut, pihak keluarga berinisiatif melakukan pencarian bunga secara besar-besaran. Hingga akhirnya pada sabtu 12 Februari 2022, bertempat dikediaman orangtua bunga.

Berkumpul sejumlah pria dewasa, dan dua babin desa setempat serta teman dari wartawan media ini yang mengaku sebagai saudara dari bunga untuk melakukan pembahasan pencarian Bunga tersebut. Akhirnya rapat disepakati untuk mendatangi rumah kontrakan Saefullah Ustadz gondrong yang dijadikan juga sebagai tempat belajar mengajinya anak-anak, yang berada diblok Petapean RT 016 RW 006 Desa Palimanan Timur Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon Propinsi Jawa Barat.

Tidak menunggu lama, rombongan pencarian akan hilangnya Bunga yang sudah 3 hari menghilang tanpa kabar serta handphonenya susah untuk dihubungi bergegas menuju rumah yang dimaksud.
Sesampainya dirumah Saefullah, rombongan dibuat menunggu.

Karena sang Ustadz gondrong sedang tidak berada ditempat, hanya ada istrinya saja. namun setelah hampir satu jam lamanya ditunggu, Oknum guru ngaji ustadz gondrong Saefullah muncul juga.

Setelah dicecar beberapa pertanyaan oleh rombongan, Saefullah akhirnya mengaku kalau Bunga ada bersamanya dan ditempatkan disebuah kamar kost yang berada diwilayah Desa Sitiwinangun Kecamatan Jamblang.

Rombongan beserta ustadz gondrong Saefullah menuju lokasi kamar kost yang dimaksud tadi dan ternyata benar. Bunga memang ada ditempat tersebut dalam keadaan terkunci dari luar, Saefullah berdalih kalau tidak dikunci olehnya dikhawatirkan Bunga akan minggat.

Setelah proses pencarian dan penjemputan Bunga, akhirnya Bunga pun tiba dirumahnya pada hari itu juga. setelah sekian minggu lamanya setelah kejadian tersebut, orangtua Bunga yang tinggal Ibunya saja mendapati keterangan kalau Bunga sudah tidak suci lagi alias dicabuli oleh sang ustadz gondrong oknum guru ngaji.

Berbekal dari keterangan Bunga tersebut, pihak keluarga lantas melakukan visum dan membuat pelaporan kepihak yang berwajib setelah proses mediasi tingkat desa menemui jalan buntu. Hingga berita ini diturunkan, sang oknum ustadz cabul asal madura bernama Saefullah sedang menjalani proses hukum atas tuduhan persetubuhan dengan anak dibawah umur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *