Korban Tewas Ledakan Tangki Pabrik PT SDO di Dumai Bertambah Jadi 5 Orang

- Pewarta

Jumat, 18 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran. [shutterstock]

Ilustrasi kebakaran. [shutterstock]

DUMAI (Kontroversinews.com) – Korban tewas dalam insiden ledakan tangki milik pabrik PT Sari Dumai Oleo (SDO), bertambah 3 orang. Saat ini, sudah 5 orang pekerja yang ditemukan meninggal dunia.

“Total ada lima orang korban meninggal dunia dalam kejadian itu,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Jumat (18/6).

Saat peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/6) malam kemarin, korban meninggal dunia berjumlah 2 orang. Namun, setelah petugas Kepolisian ikut mencari dan melakukan olah TKP, 3 korban lainnya ditemukan di antara puing-puing tangki yang terbakar.

Tangki tersebut berisi hasil akhir Biodisel yang mengandung Gas metanol dan Gas Methane.

Usai kejadian, Polisi mendapatkan informasi dari pekerja masih ada karyawan lain yang saat kejadian ledakan bertugas di lokasi. Atas informasi tersebut, Kapolres Dumai meminta kepada pihak perusahaan agar mengosongkan tangki.

“Setelah tangki dikosongkan, petugas gabungan kemudian melakukan penyisiran pada tangki tersebut dan didapati 3 korban dalam keadaan meninggal dunia di dasar tangki,” kata Sunarto.

Sunarto menjelaskan, ketiga korban tersebut yakni Hasan Hari Lubis, Kiki Candra dan Ahmad Zaini. Ketiganya merupakan karyawan yang saat kejadian tengah bertugas di lokasi. Ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara dua korban meninggal sebelumnya diketahui bernama Zainal Abidin dan Kuntana yang mengalami luka bakar hingga 90 persen.

“Seluruh jenazah korban dibawa ke RSUD untuk dilakukan autopsi dan mengidentifikasi korban. Rencananya jenazah akan diserahkan kepada keluarga korban,” tandasnya dikuutip dari Merdeka.com. ***AS

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru