Kebakaran Tragis di Dalam Rumah Jalan AWS Samarinda, 7 Orang Tewas Terbakar

- Pewarta

Minggu, 17 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran rumah di Jalan AWS Samarinda.

Kebakaran rumah di Jalan AWS Samarinda.

SAMARINDA Kontrobersinews.com Peristiwa kebakaran terjadi di Samarinda. Sebuah mobil triton putih menabrak salah satu bangunan dengan ruko 3 pintu. Ledakan terjadi usai mobil itu menabrak.

Dalam insiden tersebut, sekeluarga terjebak dalam kebakaran dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Wahab Syahranie (AWS).

“Korban ada 8 yang sudah dievakuasi. 2 masih bernafas, 6 meninggal. Tapi, informasi terbaru, salah satu dari 2 korban yang dievakuasi itu meninggal pada saat perjalanan ke rumah sakit,” jelas Humas Pemadam Kebakaran (Damkar) Samarinda, Herry Suhendra, Minggu (17/4/2022).

Para korban yang dievakuasi terbagi di lantai 1 dan di lantai 2 bangunan. Rinciannya, 1 orang dievakuasi dari lantai 1, lalu sisanya dari lantai 2 bangunan tersebut.

Ia menegaskan korban yang meninggal dunia dalam insiden tersebut ada 7 orang. Rata-rata meninggal di tempat lokasi kebakaran.

Kini, proses pendinginan gedung dilakukan tim Damkar Samarinda. Ia membeberkan, pendinginan sempat terhenti sesaat karena pihak Damkar melakukan evakuasi para korban.

 

“Saat ini, proses pendinginan, sebelumnya telah berhenti karena evakuasi korban, jadi kami melanjutkan untuk mengevakuasi dan menarik dari korban,” katanya.

Dia juga mengkonfirmasi pertanyaan informasi awal terbakar karena mobil Triton berwarna putih dan menabrak toko makanan. Dia berkata, berdasarkan kesaksian Saksi-Saksi, mobil kehilangan kendali dan diaduk.

Tidak hanya itu, ia juga mengkonfirmasi bahwa mobil Triton adalah mobil yang digunakan untuk beroperasi di industri tambang. Namun, itu belum diketahui terkait dengan pengemudi dan penumpang.

“Ya, aku tahu,” katanya.

 

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru