Hujan Deras, 4 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terendam Banjir

- Pewarta

Selasa, 25 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara jalan nasional yang terendam banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto:Antara)

Foto udara jalan nasional yang terendam banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto:Antara)

LENGKONG (Kontroversinews.com) — Hujan deras yang terus mengguyur dari sore hari sampai sekitar pukul 04.00 WIB dini hari di wilayah Kabupaten Bandung, Senin, 24 Mei 2021.

Kondisi itu menyebabkan banjir di empat kecamatan, yang disebabkan oleh anak-anak Sungai Citarum meluap.

Di Kecamatan Dayeuh Kolot, tinggi muka air berkisar di angka 80-150 cm. 4.165 rumah, 2 sekolah, dan 8 tempat ibadah pun terendam banjit. Ada 19.950 jiwa yang ikut terdampak oleh banjir tersebut.

Di Kecamatan Bale Endah, banjir merendam 4.439 rumah, 1 sekolah, 8 Taman Kanak-kanak, 5 madrasah, 2 paud, dan 20 masjid. Tinggi muka air berkisar di angka 40-150 cm. banjir berdampak kepada 32.799 jiwa.

Di Kecamatan Bojong Soang, 188 rumah terendam banjir dan berdampak kepada 7.070 jiwa. Yang terakhir, di Kecamatan Margahayu, banjir merendam 40 rumah dengan total 20 keluarga yang terdampak.

Total jiwa yang turut terdampak oleh banjir berjumlah 59.819 jiwa. Tidak ada korban luka maupun meninggal dari peristiwa tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan relawan untuk melakukan assesment dan evakuasi di lokasi banjir.

Mengutip dari ayobandung.com, petugas pun menyiapkan posko pengungsian dan melakukan pembersihan pada sumbatan-sumbatan saluran air bersama masyarakat. ***AS

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru