Terlilit Pinjol, Karyawan Indomaret Hampir Bunuh Diri

- Pewarta

Senin, 22 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi bunuh diri

ilustrasi bunuh diri

JAKARTA Kontroversinews.com Seorang karyawan Indomaret, hendak  melakukan percobaan bunuh diri di Ruko Raffles Belmont lantai 4, Kelurahan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Minggu 21 November 2021.

Berdasarkan pegakuan pelaku, dia mempunyai utang pada perusahaan pinjol sebesar Rp90 jutaan. “Pelaku ingin mencari secara instan dengan cara berjudi online slot tapi tidak pernah dapat, sehingga yang bersangkutan prustasi karena sering ditelepon diteror oleh orang-orang pinjol,” ujarnya kepada wartawan.

Khoiri menjelaskan pria berusia 25 tahun itu mengaku berutang untuk berjudi online. Ia melakukan aksinya pada Minggu sore. Ketika itu, Hendrik dan Hari Anggara (23), seorang saksi sedang berada di lantai 4 ruko tersebut. Tiba-tiba, Hendrik menyerahkan ponselnya pada Hari.

“Saksi dan pelaku sedang berdua di lantai 4 Ruko Resfeles Belmon Ruko A pelaku menyerahkam HP ke Saksi ketika saksi hemdak turum balik tiba-tiba pelaku sudah di samping jendela hendak melompat keluar jendela,” ujar Khoiri.

Melihat hal tersebut, Hari mencoba meminta tolong pada saksi dua, Bazrul (32), yang merupakan kepala toko. Selanjutnya, Bazrul pun mencoba membujuk Hendrik yang hendak lompat dari lantai empat untuk bunuh diri, namun upayanya tidak berhasil. “Kemudian lapor ke Polsek Kembangan,” tutur Khoiri.

Kemudian, Tim Polsek Kembangan yang dipimpin Kapolsek Kembangan Kompol Khoiri dan pemadam kebakaran yang dipimpin oleh Joko, membujuk pelaku agar tidak melompat “Pelaku bisa dibujuk dan diangkat lagi naik ke atas jendela dengan cara diikat dengan tali dari pemadam,” jelasnya.

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru