Cabuli Anak di Bawah Umur Pelaku Beri Imbalan Rp30.000

- Pewarta

Jumat, 5 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Medan (Kontroversinews.com) – Pemuda pengangguran, Maulana Jaka Ibrahim (22) warga Jalan Starban Gang Lurah Kelurahan Sari Rejo Kecamatan Polonia Medan, diciduk Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Baru. Pria tersebut mencabuli anak perempuan di bawah umur, berinisial A (14), berstatus pelajar, warga Jalan Starban, Medan Polonia.

Kapolsek Medan Baru,Kompol Aris Wibowo SIK, melalui Kanit Reskrim, Iptu Irwansyah Sitorus, kepada sejumlah wartawan di Medan, Rabu (3/3) mengatakan, kejadian terjadi Selasa (16/2), sekira pukul 15.00 WIB. Orangtua korban, Teti Oktavia (38) khawatir hari itu tidak berada di rumah. Ia pun menanyakan kepada teman korban, bernama Anugrah.

Berdasarkan laporan korban, selanjutnya petugas menangkap pelaku. “Tersangka kita tangkap. Untuk hasil sementara penyidikan, pelaku sudah mengakui perbuatannya,” ujar Irwansyah yang dilansir dari Sumutpos.co.

Irwansyah menjelaskan, tersangka mencabuli korban dengan memberi imbalan Rp30.000 sebagai uang jajan kepada korban.

Anugrah mengatakan, kalau anaknya dibawa Maulana Jaka Ibrahim.Tidak lama berselang korban pulang ke rumahnya. Teti pun langsung menanyakan kepada putrinya tersebut ke mana dan sama siapa perginya.

Korban mengaku pergi bersama Maulana dan telah dicabulinya di sebuah rumah kosong, tepatnya di Gang Landasan Ujung, Kecamatan Polonia.

Mendengar kejadian ini, orangtua korban membuat pengaduan ke Polsek Medan Baru.

“Pelaku akan dijerat Pasal 81 ayat (1) Jo Pasal 76 (d) Subider Pasal 82 Jo 76 (e) dari UU RI Nomor 35 Tahun 2014,tentang Perlidungan Anak, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya.***AS

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru