Tewasnya Anak 7 Tahun Dikubangan Galian Menara SUTT, Murni Kecelakaan

- Pewarta

Senin, 13 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi:  parenting.dream.co.id

Ilustrasi: parenting.dream.co.id

Kab. Cirebon | Kontroversinews.com,Tewasnya anak 7 tahun dikubangan air Tower SUTT di Desa kepongpongan Blok sumur siat,murni kecelakaan.hal itu terungkap saat wartawan media ini melakukan olah investigasi dan klarifikasi kebeberapa pihak,salah satunya kepihak pelaksana pekerjaan tersebut.tentang adakah unsur kelalaian dari pihak pelaksana pekerjaan atas kejadian tewasnya anak 7 tahun tersebut,namun saat ditemui dikantornya (8-april-2020).

Moko selaku pelaksana,yang juga ditemani oleh humas PT.MGF (Multi Fabrindo Gemilang) yang bernama armada menjelaskan.bahwa pihaknya sudah menempuh segala jenis perijinan,dari ijin tetangga,desa setempat,dan muspika.termasuk dilokasi pekerjaan yang menewaskan bocah berusia 7 tahun tersebut,sudah safety dipasang pagar bambu keliling dan dipasang rambu-rambu serta tulisan peringatan.

“Kami juga sebenarnya terpukul mas, dengan adanya kejadian tersebut kenapa mesti ditempat pekerjaan saya, terjadinya,” tutur Armada.

Hal lain diungkapkan juga oleh moko,”meski begitu,kami tidak lantas berpangku tangan mas.kami sudah datang kerumah duka untuk mengucapkan rasa belasungkawa,dan akan memberikan sumbangan uang duka dengan didampingi pihak kepolisian.namun pihak keluarga saat itu menolak dengan alasan masih berduka,tapi ya sudah kami lanjutkan lain hari saja” ungkap moko.

Sementara proyek tower tersebut itu untuk menggantikan kerangka tower lama dengan yang baru,dan untuk melayani aliran listrik Sunyaragi – Rancaekek 150 Kv ukuran 10m x 10m.tidak lupa moko juga mengatakan,bahwa pihaknya juga mempekerjakan masyarakat sekitar.”kami juga memberikan peluang kerja pada warga setempat mas”,tegasnya.

Harapannya pada musibah yang terjadi di tempat lokasi pekerjan yang tengah dikerjakan itu,tidak melebar dengan pemberitaan media yang saat ini simpang siur,karena ada media yang membuat berita tidak berimbang tanpa konfirmasi dengan pihaknya.

Armada selaku humas PT.MGF berharap dan meminta agar semua pihak dapat bersikap dengan bijak dalam menyikapi segala sesuatunya,serta meminta pada awak media agar dalam pemberitannya bisa berimbang,agar masyarakat pembaca tidak multi tafsir dalam menyikapinya.”kami  terbuka dalam hal memberikan informasi apapun,apalagi terkait perijinan dan standar kerja di tim pelaksana pemasangan menara/tower SUTT ini” pungkasnya mengakhiri klarifikasi dengan wartawan media ini. ( Kusyadi-Budi H)

Berita Terkait

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor
Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan
Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan
Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar
Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata
Warung Obat Ilegal Kembali Beroperasi Meski Pernah Ditutup, Diduga Kebal Hukum dan Ada Bekingan Oknum
Edarkan Obat Keras Ilegal, Dua Pria Diciduk Satresnarkoba Polres Garut
Penjualan Obat Golongan G Berkedok Bengkel Motor, Hukum Seolah Mati di Kuningan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:51

Satreskrim Polres Cirebon Kota Bekuk Dua Residivis Curanmor

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:06

Gerak Cepat Polisi Amankan Pelaku Penganiyaan di Pegambiran, Barang Bukti Diamankan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:49

Penjualan Obat Golongan G Sembunyi di Gang Sempit, Kinerja APH Dipertanyakan

Senin, 26 Januari 2026 - 10:46

Tak Disangka dari Lingkungan Permukiman, Polisi Temukan Ribuan Pil Berbahaya Tanpa Izin Edar

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:54

Penjualan Obat Diduga Ilegal di Cikopo Kian Terbuka, Aparat Dinilai Tutup Mata

Berita Terbaru