GAHMI Geram Pertanyakan Urgensi JLTS “Rakyat Menjerit Jalan Pada Ruksak

- Pewarta

Senin, 30 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan (KontroversiNews).-Gerakan Alumni Himpunan Mahasiswa Islam(GAHMI) sudah mulai angkat bicara,karna melihat kondisi Kuningan semakin memprihatinkan dengan kinerja para birokrasinya yang di duga kurang keberpihakan kepada masyarakat Kuningan.

Senin,30/9/2024.Sekjen GAHMI.Wildan Kamal mulai angkat bicara,salah satunya terkait kepentingan Urgensinya Jalan Lingakar Timur Selatan(JLTS).

Informasi akan rampungnya pembangunan JLTS(Windujanten-Kertawangunan) sudah ramai di dengar masyarakat Kuningan.

Namun eforia JLTS itu masih meninggalkan duka kesedihan bagi masyarakat yang belum terbayarkan kompensasi pembebasan lahan,padahal ada UU yang mengatur dan kalau sampe tidak terbayarkan akan menjadi preseden buruk ,karna negara semena mena dalam mengambil kebijakan yang berakibat rakyat jadi sengsara.”ujarnya”

Masih kata Wildan menambahkan.Pemerintah dan Pemda menjamin tersedianya tanah untuk kepentingan umum di selenggarakan sesuai dengan :Rencana Tata Ruang Wilayah ;Rencana Pembangunan Nasional/Daerah;Rencana Strategis;dan Rencana Kerja setiap Instansi yang memerlukan tanah,semana di atur dalam UU No.2 tahun 2012.

“Kita mengetahui bahwa telah ditetapkan Peraturan Pemerintah(PP)No.19 tahun 2023 tentang penyelenggaraan Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum yang di dalamnya turut mengatur terkait,pemberian ganti kerugian pembebasan kepemilikan hak atas tanah.

Masyarakat berhak mendapatkan hak ganti rugi,tapi sampai sekarang belum terealisasi sepenuhnya bukan????
Jangan menutup mata,kasihan mereka masyarakat miskin dan mungkin sebagian miskin Extrim .”terangnya”

JLTS itu anggaranya pantastis menurut pemberitaan hampir 90 M,namun hasil analisa kami(GAHMI)anggaranya 60 M dari APBD,coba uang sebesar itu untuk pemerataan dan perbaikan jalan agar lebih baik dan cantik untuk menyokong ekonomi masyarakat agar Makmur itukan langkah dewasa dan sangat baik.”ujarnya”

Kami kaget dengan statedmen kekurangan anggaran,sementara 60 M itu bukan angka sedikit,coba kalau di pakai untuk memperbaiki jalan yang sudah ada,seperti jalan Garawangi-Ciniru-Hantara-Darma dan jalan pelosok lainnya,kalau jalan itu semua bagus bisa meningkatkan sarana ekonomi masyarakat.

Kami meminta kepada Pemda Kuningan jangan hanya berpusat kepada keinginan saja dengan menghamburkan uang miliaran tanpa melihat keprihatinan masyarakat jalan pada rusak,sejahterakan masyarakat jangan sampai masyarakat patungan untuk memperbaiki jalan rusak.

Jadi Urgensi JLTS itu dimana ???,anggaran 60 M entah kemana sisanya kok belum kelar juga permasalahan.”heranya”

Ini semua kami(GAHMI)berharap semoga aparat penegak hukum memberikan perhatian khusus agar penegakan hukum bisa di laksanakan sebagaimana harapan masyarakat Kuningan.

Jangan Sampai Kuningan di nodai oleh segelintir orang yang tidak terpuji,kita jaga bersama Kuningan agar lestari dengan semangat gotong royong .Dan aparat penegak hukum bisa memberikan ketegasan hukuman bagi siapapun yang melakukan KKN.”pungkasnya.  (Uus(boy)

Berita Terkait

Rapat Pleno Karang Taruna Kabupaten Bandung 2026 Digelar, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Program Kerja
Pesan Ucapan Terimakasih dan Doa Pelajar SMAN Selacau Kepada Pekerja SPPG Selacau
Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:05

Rapat Pleno Karang Taruna Kabupaten Bandung 2026 Digelar, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Program Kerja

Senin, 2 Februari 2026 - 10:00

Pesan Ucapan Terimakasih dan Doa Pelajar SMAN Selacau Kepada Pekerja SPPG Selacau

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Berita Terbaru