KABUPATEN BANDUNG, Kontroversinews | Rapat Pleno Karang Taruna Kabupaten Bandung Tahun 2026 telah diselenggarakan di Sukarasa Endah Cottage, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, pada Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi organisasi untuk melakukan konsolidasi, menyusun serta menguatkan program kerja tahun berjalan, sekaligus menyamakan visi seluruh pengurus dari berbagai tingkatan.
Rapat pleno dihadiri oleh jajaran pengurus kabupaten serta perwakilan dari tingkat kecamatan. Forum ini difokuskan pada evaluasi program kerja sebelumnya, penyesuaian terhadap regulasi terbaru, serta penguatan struktur kepengurusan guna meningkatkan peran aktif Karang Taruna di tengah masyarakat. Suasana pleno berlangsung dinamis dengan pembahasan yang menitikberatkan pada langkah strategis organisasi ke depan.
Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yulina, SH, menegaskan bahwa program kerja secara garis besar tetap berfokus pada agenda yang telah berjalan, namun dengan penekanan penguatan di sejumlah aspek strategis. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan program menjadi kunci agar gerakan Karang Taruna tetap terarah dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, program wajib yang tetap akan dilaksanakan adalah bina wilayah hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Selain itu, pada tahun 2026 akan digelar Lomba Karang Taruna Berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi pengurus di berbagai daerah, yang kemudian akan ditutup dengan kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk aktualisasi serta evaluasi kinerja organisasi secara menyeluruh.
Di awal tahun ini, organisasi juga menekankan pentingnya sosialisasi Permensos Nomor 9 Tahun 2025 tentang Karang Taruna. Ruli menyebutkan bahwa terdapat sejumlah perubahan aturan yang harus dipahami secara komprehensif oleh seluruh pengurus, agar pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi tetap selaras dengan ketentuan yang berlaku.
Selain penguatan program kerja, dalam pleno juga diputuskan untuk melakukan reposisi kepengurusan serta membuka rekrutmen pengurus baru dari unsur kecamatan dan desa. Langkah ini diambil untuk menjaga soliditas organisasi, termasuk mengisi posisi strategis yang kosong pasca wafatnya Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kaderisasi (OKK), almarhum Kang Cepi Sopani. Ruli menegaskan, Karang Taruna akan terus berkontribusi nyata dalam menyukseskan program Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah pembinaan Dinas Sosial, dengan memastikan setiap program benar-benar sampai ke masyarakat dan dirasakan manfaatnya.” Tuturnya ** ( TZ )








