Disperin Ka.Bandung Lakukan Pemetaan Terhadap Ribuan IKM yang Tersebar di 31 Kecamatan

- Pewarta

Kamis, 10 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperin  Kabupaten Bandung H. Dicky Anugerah, photo bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Supriatna  saat memperlihatkan hasil produk IKM Kabupaten Bandung

Kepala Disperin Kabupaten Bandung H. Dicky Anugerah, photo bersama Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung, Emma Dety Supriatna saat memperlihatkan hasil produk IKM Kabupaten Bandung

SOREANG Kontroversinews.com – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperin) Kabupaten Bandung, H. Dicky Anugrah mengungkapkan sejumlah masalah yang dialami oleh pelaku Industri Kecil Menengah (IKM), dari mulai kepemilikan sertifikasi hingga proses pemasaran produk. Agar bisa mengatasi masalah tersebut, Disperin Kabupaten Bandung melakukan pemetaan terhadap ribuan IKM yang ada di Kabupaten Bandung.

Dicky mengatakan IKM binaan Disperin Kabupaten Bandung itu ada sebanyak 7.100 yang tersebar di sentra industri di 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung. Kata Dicky, sudah dilakukan pemetaan terhadap ribuan IKM tersebut yang bertujuan untuk mengetahui kebutuhan dari masing-masing pelaku usaha.

“Mana yang harus dibina berkaitan dengan label, mana yang harus dibina dari sisi aspek legal formal lembaga, ada binaan yang  terkait dengan penyaluran produksi atau distribusi untuk penjualan,” ujar Dicky saat dihubungi wartawan via sambungan telepon selularnya, Kamis (10/2).

IKM yang ada di Kabupaten Bandung, disebutkan Dicky, banyak yang belum memperhatikan sertifikasi dan labelingnya. Kedepan akan dibentuk layanan sertifikasi bagi IKM.

Berita Terkait

RI tempuh Negosiasi Guna Hadapi Kebijakan Tarif Resiprokal AS
Bulog Pastikan Penyerapan Gabah Terus Dilakukan Meski Libur Lebaran
Emas Antam-Galeri24 Naik hingga Rp17.000, UBS turun Tipis pada Jumat
Pertamina Sebut Ribuan Peserta Naik Kelas Lewat Program UMK Academy
Saatnya Dorong Kopi Bengkulu Jadi Primadona
QJMotor masih fokus pasarkan motor konvensional di Indonesia
KKP: PPN Palabuhanratu Beroperasi Optimal Pasca Banjir Bandang
Gerai “Kang Kaos Polos “Diserbu Masyarakat Kuningan Kaum Milenial

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 21:13

RI tempuh Negosiasi Guna Hadapi Kebijakan Tarif Resiprokal AS

Sabtu, 5 April 2025 - 14:34

Bulog Pastikan Penyerapan Gabah Terus Dilakukan Meski Libur Lebaran

Jumat, 4 April 2025 - 11:27

Emas Antam-Galeri24 Naik hingga Rp17.000, UBS turun Tipis pada Jumat

Kamis, 3 April 2025 - 11:24

Pertamina Sebut Ribuan Peserta Naik Kelas Lewat Program UMK Academy

Senin, 31 Maret 2025 - 13:37

Saatnya Dorong Kopi Bengkulu Jadi Primadona

Berita Terbaru

POLITIK

KPU Kabupaten Pulau Taliabu gelar PSU di sembilan TPS

Minggu, 6 Apr 2025 - 21:17

LINTAS DAERAH

BPKH berangkatkan ratusan warga Garut balik bareng ke Jakarta

Minggu, 6 Apr 2025 - 21:16