YAYASAN AS-SAODAH CAKRAWALA NUSANTARA LEWAT PT.AZZAHRA CAKRAWALA NUSANTARA DIDUGA BODOHI KONSUMEN TANAH KAPLINGNYA

oleh -47 views

Kab.Cirebon|kontroversinews,Maraknya lokasi tanah kosong dengan label tanah kapling,menjadi kan wartawan media ini melakukan penelusuran tentang apa dan bagaimana status dan keperijinannya atas dibukanya lahan yang peruntukkannya dikomersilkan/dijual dengan sistem dibagi-bagi ukurannya (dikapling-kapling) tersebut.saat awak media melakukan penelusuran diberbagai lokasi/tempat dimana lahan-lahan kapling itu berada,mendapati informasi yang cukup beragam dari masyarakat yang ada disekitar lokasi.dan dari sekian banyak lokasi,didapati 3 lokasi yang ditelusuri.diantaranya,kapling syariah 2 yang berlokasi diblok karangmalang yang berganti nama menjadi karangmulya kelurahan pasalakan kecamatan sumber,kapling 2 blok pedungan kelurahan Pejambon kecamatan sumber,dan kapling Sindang Mangu desa wanasaba kidul kecamatan Talun yang ketiga-tiganya masuk dalam wilayah kerja pemerintahan daerah kabupaten cirebon.
Dan informasi beragam yang dimaksud diantaranya adalah,adanya lokasi kapling yang saat dibeli oleh yayasan as-saodah lewat pt.azzahra cakrawala nusantara dari pemilik pertama yang sebelum dikapling-kaplingkan oleh pt.azzahra sebagai pemilik kedua tersebut aslinya sudah bersertifikat.padahal jelas dalam aturan tertera sudah,bahwa tanah yang sudah bersertifikat tidak bisa dipecah (splitsing) menjadi lebih dari 5 bagian.sementara peruntukkan kapling dari hasil penelusuran sudah dipecah-pecah/dikapling-kapling/displitsing lebih dari 5 bagian,bahkan kapling blok pedungan pejambon jumlahnya 16 kapling dan blok karangmulya pasalakan 36 kapling.terus ada keterangan yang menyebutkan,bahwa didua lokasi sudah terjual penuh alias sipembeli kapling (konsumen) sudah membayar lunas.
Dan yang lebih bikin kaget,Samari,salahsatu pembeli/konsumen kapling diblok karangmulya pasalakan sumber saat didatangi oleh awak media ini dikediamannya yang telah bayar lunas dengan tiga saudaranya.belum sama sekali menerima bukti keabsahan dari kepemilikan tanah kapling yang dibelinya dari as-saodah,yang ada hanya dokumen surat perjanjian pengikatan jual beli saja.tidak diberi akta jual beli,apalagi sertifikat hak milik.jadi bagaimana tidak bisa disebut dengan dugaan membodohi konsumennya,kalau peraturan-peraturan dan akad jual belinya saja sudah tidak digubris oleh pihak yayasan as-saodah lewat pt.azzahra cakrawala nusantara itu sendiri.apalagi ada informasi yang masuk dari seorang pemerhati kebijakan publik,yang saat ini belum bisa disebutkan namanya disini.mengatakan,bahwa untuk saat ini,ada peraturan yang menyebutkan.kalau peruntukan lahan/tanah untuk kapling tidak diperbolehkan,kalau untuk komplek perumahan umum itu boleh.
“Silahkan mas wartawan bisa croschek ke BPN (menyebut kantor ATR/BPN/Agraria) atau ke dinas-dinas terkait yang ada dipemda Cirebon,benar tidak info yang saya sebutkan tadi”,ujarnya. (KUSYADI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *