Tingkatkan Sinegisitas Penyelenggara Pemerintah Desa, Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kecamatan Cimaung Gelar Bimtek

Ketua ABPEDNAS Kab. Bandung Firmansyah, Lesmana S.Ip, saat memberikan paparan pada giat peningkatan Kapasitan dan kinerja BPD di Aula Desa Cikalong Kecamatan Cimaung , Minggu ( 17/7/2022), Photo - Lee

CIMAUNG Kontroversinews.com – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kecamatan Cimaung menggelar Bimtek Peningkatan Kapasitas Lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Cimaung. Tujuannya selain meningkatkan sinergisitas juga untuk meningkatkan kualitas para penyelenggara pemerintah desa.

Ketua Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kecamatan Cimaung, Apep Saepulrohman, SH mengatakan kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung ini memiliki sejumlah tujuan. Pertama adalah untuk mempererat hubungan dan silahturahmi diantara BPD Kecamatan Cimaung dengan sepuluh Pemerintah Desa yang ada di Kecamatan Cimaung. Meskipun, saat ini koordinasi diantara BPD Kecamatan Cimaung dengan pemerintah desa sudah terjalin dengan baik.

Camat Cimaung Kasta Wiguna, saat membuka acara peningkatan Kapasitan dan kinerja BPD di Aula Desa Cikalong Kecamatan Cimaung , Minggu ( 17/7/2022), Photo – Lee

“Total ada 73 peserta yang hadir. Tujuannya adalah agar dapat mengetahui sejauh mana sinergisitas diantara BPD dengan pemerintah desa. Agar tidak terjadi konflik internal,” ujar Apep saat ditemui di sela-sela kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung, Cimaung, Minggu (17/7).

“Alhamdulillah tidak ada kericuhan dan tidak ada masalah, aman-aman saja,” sambungnya.

Ketua ABPEDNAS Kabupaten Bandung, Firmansyah Lesmana, S.IP mengapresiasi kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Lembaga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kecamatan Cimaung. Diharapkan melalui kegiatan tersebut, kata Firmansyah, bisa memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para anggota BPD tentang regulasi tentang pemerintah desa sehingga bisa melaksanakan peran BPD sesuai dengan regulasi yang sudah ada.

“Kami apresiasi yang setinggi-tingginya kepada rekan BPD Kecamatan Cimaung, yang sudah melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas BPD. Tentu ini adalah salah satu langkah untuk lebih maju, apalagi tadi hadir camat, kapolsek, para kepala desa dimana hal tersebut menunjukkan bahwa antara kepala desa, BPD dan stakeholoder lainnya bisa bersama-sama membangun Kabupaten Bandung,” tutur Firmansyah.

Sementara itu, Camat Cimaung, Kasta Wiguna berharap melalui kegiatan bimtek tersebut bisa membangun kebersamaan dan sinergisitas diantara BPD dan pemerintah desa. Katanya, sinergisitas yang baik wajib dimiliki oleh semua unsur pemerintahan. Menurut Kasta, saat ini kebersamaan kepala desa dengan BPD sudah terbangun dengan sangat baik, meskipun memang ada perbedaan kecil dalam proses pelaksanaannya. Hal tersebut merupakan hal yang wajar karena perbedaan bisa mencorong sebuah perencanaan yang lebih sempurna.

“BPD sebagai lembaga legislatif di desa dan kepala desa sebagai eksekutif, dalam pemerintahan desa tentunya harus sinergi untuk merespon dan menangkap permasalahan yang ada di masyarakat, sehingga bisa mendorong pelaksanaan pembangunan dan pemerintah desa yang bisa cepat dan mensejahterakan masyarakat,” kata Kasta.

Disinggung mengenai anggaran yang ada di desa, Kasta menjelaskan dalam pengelolaan anggaran itu harus taat waktu, taat jumlah dan taat pelaksanaannya. Katanya, dari mulai perumusan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi sudah melibatkan BPD.

“BPD sudah berinteraksi secara aktif dalam proses penyelenggaraan pemerintah desa termasuk dalam pengawasan anggaran pemerintahan desa,” jelasnya.

Selain itu dalam kegiatan bimtek tersebut juga dilaksanakan pengumpulan donasi yang bertujuan untuk membantu warga yang rumahnya roboh akibat hujan deras yang menerjang Desa Merkarsari beberapa waktu yang lalu.

“Dua hari kemarin terjadi hujan lebat disertai angin yang mengakibatkan satu rumah robph karena memang bangunannya sudah tua, tidak ada korban jiwa, disini perlu peran aktif dari seluruh masyarakat terutama juga BPD sebagai lembaga yang mewakili masyarakat untuk bisa mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat. oleh karenanya saya memberikan stimulan untuk bisa bersama-sama menyelesaikan masalah. Mudah-mudahan bisa segera terkumpul dana untuk membangun bangunan rumah yang roboh itu,” pungkas Kasta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *