Semarak, Festival Citarum Harum

- Pewarta

Kamis, 19 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung | Kontroversinews.-Sebanyak 312 atlet yang berasal dari 10 pengurus cabang Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesi (PODSI) Kota/Kabupaten di Jawa Barat ikut serta dalam lomba perahu naga yang menjadi bagian dari acara Festival Citarum Harum di aliran sungai Citarum, Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Pada Festival Citarum Harum yang digelar sejak Jumat (13/4/2018) hingga Minggu (15/4/2018) sendiri akan digelar berbagai kegiatan mulai dari lomba Perahu Naga, Susur Citarum, serta eksebisi kayak dan kano.

Ketua Pelaksana Festival Citarum Harum, Ari Yosa menuturkan, kegiatan ini merupakan festival dayung yang pertama kali dilaksanakan di aliran sungai Citatum. Kegiatan yang diinisiasi PODSI Jabar beserta KONI Jabar ini, menjadi salah satu dukungan serta pasrtisipasi yang dipersembahkan untuk mendukung program Citarum Harum sehingga bisa go internasional melalui bidang olahraga.

“Kita pun sengaja menggelar kegiatan ini di aliran sungai Citarum di Bojongsoang, Kabupaten Bandung karena di lokasi inilah yang pertama kali viral menjadi tempat pembuangan sampah ke sungai terpanjang didunia ini,” ujar Ari saat ditemui di sela-sela acara Jumat (13/4/2018).

Saat ini, lanjut Ari, kondisi aliran sungai Citarum di kawasan Bojongsoang ini sudah berangsur-angsur pulih dan jauh berbeda dari kondisi sebelumnya. Dengan diadakannya Festival Citarum Harum dengan berbagai kegiatannya, diharapkan semakin menambah semangat dari masyarakat maupun satgas Citarum dalam menjaga serta memulihkan ekosistem di sepanjang aliran sungai Citarum.

“Pada kejuaraan Perahu Naga ini, aspek prestasi bukan menjadi tujuan utama. Sehingga saat manager meeting kita menyampaikan jika kejuaraan ini bukan kompetisi murni tetapi untuk memeriahkan Festival Citarum Harum. Untuk itu ada beberapa peraturan yang kita sepakati bersama, diantaranya terkait arus air serta masalah airnya. Kalau mengacu pada aturan sih belum sesuai,” terangnya.

Pihaknya pun berharap, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi sebuah kegiatan tahunan yang digelar di aliran sungai Citarum. Dengan demikian, kondisi di sepanjang sungai Citarum semakin terjaga dan bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Jabar.

“Kalau ini sukses mungkin akan terus berlanjut dan sekarang masih tingkat Jabar saja yang ikut. Semoga kedepan bisa jadi even tahunan dengan level tingkat nasional atau bahkan dunia seperti di beberapa perlombaan dayung di sungai di beberapa negara,” ujar Ari.  (Deden .GP)

 

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Pola Kerja ‘Asal Selesai’, Wali Kota Instruksikan ASN Fokus pada Dampak Nyata ke Masyarakat
Tingkatkan Kolaborasi dengan Bank Indonesia, Pemkot Cirebon Fokus pada Inflasi, Digitalisasi, dan Pemberdayaan UMKM
Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkot Cirebon Cetak Massal SPPT PBB-P2 Tahun 2026
Wujudkan Sinergi Pembangunan, Pemkot Cirebon Prioritaskan Infrastruktur Dasar
Perkuat Sinergi Organisasi, DPD LINGAS Kabupaten Bandung Sambangi DPP di Garut
Saling Serang Eksekutif dan Legislatif Diduga Bermotif Anggaran “Pembagian Bolu Daerah”
FJO Gelar Jumat Berkah “Kunjungi Yatim, Dhuafa dan Tahfidz Quran Di Batas Kota”
Ketua DPD Pekat IB dan Bupati Kuningan Kunjungi Rumah Warga Cijoho yang Atapnya Ambruk

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:36

Tinggalkan Pola Kerja ‘Asal Selesai’, Wali Kota Instruksikan ASN Fokus pada Dampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:35

Tingkatkan Kolaborasi dengan Bank Indonesia, Pemkot Cirebon Fokus pada Inflasi, Digitalisasi, dan Pemberdayaan UMKM

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:34

Optimalkan Pendapatan Daerah, Pemkot Cirebon Cetak Massal SPPT PBB-P2 Tahun 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:50

Perkuat Sinergi Organisasi, DPD LINGAS Kabupaten Bandung Sambangi DPP di Garut

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:54

Saling Serang Eksekutif dan Legislatif Diduga Bermotif Anggaran “Pembagian Bolu Daerah”

Berita Terbaru