Pemkab Bandung Akan Bangun Sekolah di Lombok yang Terkena Bencana

oleh -136 Dilihat
oleh

Kab. Bandung | Kontroversinews.-Pemerintah Kabupaten Bandung berencana membangun sebuah sekolah untuk anak- anak korban bencana alam di Lombok Nusa Tenggara Barat. Diharapkan pemberian bantuan dari Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bandung berupa bangunan sekolah, dapat membantu kebutuhan sarana pendidikan bagi anak-anak disana.

Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan (Ekjah) Sekertarat Daerah (Setda) Kabupaten Bandung, H. Marlan mengatakan, Bupati Bandung Dadang M Naser menyatakan keinginannya untuk membantu masyatakat Lombok yang tengah dirundung duka akibat bencana alam. Berabagai sarana dan prasarana hancur, termasuk bangunan bangunan sekolah. Sehingga alangkah baiknya jika bantuan yang diberikan untuk masyarakat Lombok berupa bangunan sekolah. Agar anak anak disana bisa melanjutkan kembali pendidikannya di sekolah secepatnya.

“Sebenarnya pak bupati juga sudah ada 15 orang tim yang sudah berangkat ke Lombok. Beliau menilai, pemberian bantuan berupa membangunkan sebuah sekolah sangat penting, karena menyangkut masa depan anak anak, kemudian biasanya pembangunan kembali infastruktur termasuk sekolah suka lama, sehingga lebih baik bantuan dari kami berupa bangunan sekolah,”kata H.¬† Marlan, Kamis (16/8/18).

Dikatakan Marlan, pemberian bantuan bagi masyarakat di Lombok ini, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Apalagi bencana serupa juga pernah dialami oleh masyarakat di Kabupaten Bandung, yakni gempa bumi 2009 lalu. Dimana saat itu, semua masyarakat Indonesia bahu membahu membantu masyarakat di Pangalenganm termasuk membangunkan beberapa sekolah anti gempa disana.

“Saat gempa Pangalengan 2009 lalu, kami juga merasakan hal yang sama. Semua orang datang ke Kabupaten Bandung mengulurkan bantuannya, nah sekarang giliran kami membantu saudar kita di Lombok,” ujarnya.

Marlan melanjutkan, mengenai rencana tersebut, pihaknya akan segera membuat perencanaan, biaya dan pola pemberian bantuan, bersama Dinas PUPR dan Disperkimtan. Selain itu, pihaknya juga tengah menunggu hasil dari kajian tim yang telah lebih dulu berada di Lombok, untuk menentukan titik sekolah yang tepat untuk diberikan bantuan. ( Lily Setiadarma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *