Pembebasan Lahan Kereta Cepat Masih Tahap Musyawarah

- Pewarta

Jumat, 23 Maret 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung | Kontroversinews.- Pembebasan lahan untuk pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di wilayah Kabupaten Bandung ditargetkan rampung pada April mendatang. Saat ini pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bandung masih melakukan musyawarah dengan para pemilik lahan didelapan desa, tiga kecamatan.

Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Ginanjar mengatakan, pembebasan lahan untuk Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang masuk kedalam wilayah kerjanya kurang lebih sebanyak 900 an bidang. Dari jumlah tersebut, yang telah dibebaskan memang baru bidang di Desa/Kecamatan Bojongsoang. Sedangkan sisanya, hingga saat ini masih dalam tahap musyawarah antara BPN dengan para pemilik lahan.

Kepala BPN Kabupaten Bandung, Atet Ginanjar saat konfrensi pers di Kantor BPN komplek Pemkab. Bandung, Kamis (22/3/2018) | Photo Lee.

“Minggu ini masih dalam tahap musyawarah. Dari delapan desa yang sudah musyawarah empat desa, sisanya sedang berjalan Insya Alloh musyawarah selesai Rabu depan. Musyawarah ini soal kecocokan harga antara pemilik lahan dan apraisal. Target kami April mendatang sudah selesai hingga tahap pembayaran,”kata Atet dalam jumpa wartawan di ruang kerjanya di Soreang, Kamis (22/3/18).

Menurut Atet, delapan desa yang dilalui proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung adalah, Desa Buah Batu, Tegalluar, Cimekar, Cibiru Hilir, Cibiru Wetan, Cileunyi Kulon, Cileunyi Wetan dan Rancaekek Kulon. Kedepalan desa ini berada di Kecamatan Bojongsoang, Rancaekek dan Cileunyi. Jika telah dilakukan musyawarah dan telah dicapai kesepatakan harga, maka tinggal pembayaran dan pengerjaan fisik oleh BUMN PTSBI.

“Semoga saja tidak ada hambatan apapun. Karena ini semua untuk kepentingan proyek nasional. Jadi semua pihak termasuk masyarakat harus mendukungnya,”ujarnya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Kenaikan Pangkat Pengabdian Dua Personel Polres Cirebon Kota
FKGOL: Bahaya Mengancam Kuningan, “Bom Waktu” Bencana Alam Menanti
Inflasi Terkendali, Pemkot Cirebon Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga
Perkuat Kesiapsiagaan di Musim Hujan, Wali Kota Pimpin Monitoring Kawasan Rawan Banjir
Transformasi UMKM, Pemkot Cirebon Bekali Pelaku Usaha Kompetensi Digital dan Strategi Global
Wali Kota Ajak Insan Media Kawal Transparansi dan Publikasi Capaian Pembangunan
Ketua APDESI Kuningan Raih “Peacemaker Justice Award” Dari Kemenkum Dan MA RI
Pemerintah Kota Cirebon Peringati HUT ke-54 KORPRI, HUT ke-80 PGRI, dan Hari Guru Nasional

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:40

Kenaikan Pangkat Pengabdian Dua Personel Polres Cirebon Kota

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:50

FKGOL: Bahaya Mengancam Kuningan, “Bom Waktu” Bencana Alam Menanti

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:25

Inflasi Terkendali, Pemkot Cirebon Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Warga

Selasa, 2 Desember 2025 - 23:24

Perkuat Kesiapsiagaan di Musim Hujan, Wali Kota Pimpin Monitoring Kawasan Rawan Banjir

Senin, 1 Desember 2025 - 22:36

Transformasi UMKM, Pemkot Cirebon Bekali Pelaku Usaha Kompetensi Digital dan Strategi Global

Berita Terbaru