Ciri-ciri Herpes Kulit dan Penyebabnya

oleh -0 views
Ilustrasi (Shutterstock)

BANDUNG (Kontroversinews.com) – Herpes kulit adalah penyakit infeksi virus yang dapat menyebabkan luka ruam melepuh di kulit. Penyakit ini biasanya menyerang sekitar area mulut atau alat kelamin. Tapi, tidak menutup kemungkinan herpes muncul di bagian tubuh lainnya. Sebelum mengulas penyebab herpes kulit dan cara mengobatinya, simak dulu ciri-ciri penyakit ini.

Ciri-ciri herpes kulit Gatal dan ruam kemerahan bisa menjadi beragam gejala penyakit kulit, termasuk herpes.

Melansir Healthline, berikut ciri-ciri herpes kulit:

Bagian kulit yang akan muncul luka terasa gatal atau panas Luka muncul berupa bintik-bintik lepuh yang berisi cairan dan tampak basah Saat pecah, luka akan mengeras. Munculnya luka disertai gejala tidak enak badan seperti demam, nyeri otot, dll. Begitu muncul gejala herpes kulit, ada baiknya penyakit segera diantisipasi agar tidak menyebar atau menimbulkan rasa tidak nyaman berkepanjangan,

Penyebab Herpes Hulit

Menurut American Academy of Dermatology, penyebab herpes kulit berasal dari infeksi virus herpes simpleks (HSV). Virus ini menular dari satu penderita ke penderita lain lewat kontak fisik. Anda bisa tertular virus herpes simpleks saat menyentuh luka herpes. Atau, seseorang tanpa sengaja menggunakan peralatan makan, lipstik, atau pisau cukur dari penderita. Herpes genital yang menyerang alat kelamin bisa menular lewat hubungan seks tanpa pengaman. Sedangkan ibu hamil bisa menularkan virus herpes kepada bayinya saat melahirkan.

Begitu seseorang terinfeksi virus herpes, virus akan bertahan di dalam tubuh. Dari kulit, kuman penyebab penyakit herpes kulit ini akan bertahan di sel saraf. Virus yang bertahan di sel saraf ini dapat aktif atau kumat ketika: Sedang banyak tekanan emosional atau stres Daya tahan turun karena sakit Demam Terlalu banyak terpapar sinar matahari Haid Baru menjalani operasi Setelah sembuh dari penyakit ini, virus herpes kulit cenderung tidak aktif atau tertidur. Tapi, suatu ketika penyakit bisa kumat lagi ketika ada pemicu di atas.***AS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *