Cara Atasi Gejala Sakit Pinggang Terlalu Lama

Ilustrasi sakit pinggang(Shutterstock)

Kontroversinews.com Sakit pinggang bisa disebabkan oleh cedera otot dan sendi, ada juga penyebab lainnya bisa karena posisi tubuh yang tidak benar dan mengangkat benda berat. Selain itu faktor seperti usia atau berat badan yang berlebih menjadi penyebab sakit pinggang, tetapi sakit pinggang biasanya akan mudah hilang dengan sendirinya.

Seseorang perlu waspada jika sakit pinggang terlalu lama sampai berbulan-bulan, hal tersebut bisa menjadi tanda penyakit serius bila tidak diobati dan akan menghambat aktivitas sehari-hari.

Dilansir dari alodokter, beberapa penyakit serius penyebab sakit pinggang adalah peradangan sendi, saraf kejepit (hernia nukleus pulpolus), penyempitan ruas tulang belakang (stenosis spinal), kelainan seperti skoliosis atau kifosis, dan spondylolisthesis. Berikut ini cara atasi sakit pinggang terlalu lama yang bisa kamu coba:

1. Olahraga ringan
Lakukan olahraga yang sederhana di sela waktu Anda beristirahat seperti yoga dan peregangan otot. Ketika waktu Anda lebih luang maka bisa melakukan olahraga lain seperti jogging atau berenang.

2. Kompres area yang sakit
Anda bisa mengompres area pinggang yang sakit, beri jarak waktu saat mengompres dan jangan terlalu lama.

3. Obat
Ada beberapa obat pereda nyeri yang bisa dijual bebas, tetapi Anda perlu berhati-hati dengan pengonsumsian obat tersebut dan carilah obat yang cocok atau obat yang sering Anda gunakan.

Selain cara mengatasi sakit pinggang tersebut, Anda juga bisa pergi ke fasilitas kesehatan dan menjalankan terapi khusus untuk mengatasi sakit pinggang. Ketika kondisinya nampak serius, Anda mungkin akan lebih sering melakukan terapi.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum sakit pinggang yang serius menyerang di antaranya adalah dengan menghindari mengangkat beban yang berat.

Hal lain yang dapat dilakukan yaitu posisikan tubuh dengan baik saat duduk atau tidur, jangan sampai duduk terlalu lama. Selain itu, pertahankan berat badan yang ideal agar tulang belakang tidak terbebani terlalu berat. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *