Bupati Samosir Jadi Pengurus Yayasan Disebut Pelanggaran UU Nomor 23 Tahun 2014.
    

- Pewarta

Jumat, 19 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir kontroversinews.
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon disebut terlibat menjadi pengurus salah satu Yayasan sebagai Pembina yang dibuktikan sesuai Akte Pendirian Yayasan di daerah Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.

Menanggapi hal itu, Bungaran Sitanggang, salah satu putra asal Samosir menilai, Bupati tidak boleh terlibat di sebuah Yayasan dan itu merupakan pelanggaran Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Pasal 76 huruf C dan E menyatakan, Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah dilarang membuat suatu keputusan secara khusus menguntungkan pribadi, keluarga, golongan tertentu atau kelompok politiknya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sebutnya, Kamis (18/2/2021).

Hal ini dijelaskan Bungaran, jika Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dilarang menjadi pengurus suatu perusahaan milik swasta maupun negara atau pengurus Yayasan dalam bidang apa pun.

“Jadi sesuai UU itu sudah jelas, apabila di suatu Kabupaten/Kota terdapat Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah masuk menjadi pengurus itu pelanggaran berat yang dapat diberhentikan dari jabatannya semenjak sah menjadi pengurus Yayasan,” pungkas Bungaran.

Ketua Garda Bela Negara (GBNN) Kabupaten Samosir, Hatoguan Sitanggang menyesalkan dugaan keterlibatan ada oknum pejabat teras Pemkab Samosir yang terlibat atau tercatut namanya di Akte Pendirian Yayasan Jadilah Terang Danau Toba pada tahun 2017 lalu.

 
“Jelas ini sudah sebuah bentuk Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam pendirian sebuah Yayasan jika dikaji mendalam secara UU yang berlaku. Kita berharap kepada penegak hukum supaya segera mengusut kasus ini secara tuntas hingga ke akar-akarnya, sehingga kedepan para pihak tidak semena-mena mengangkangi aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Hatoguan.

Pasalnya, menurut Akte Pendirian yang sudah beredar, ada poin pekerjaan Rapidin sebagai wiraswasta, sehingga kemungkinan sejak awal mereka sudah sadar dengan UU Nomor 23 Tahun 2014.

“Saya berharap kepada penegak hukum melalui informasi yang beredar di media ini bisa menjadi bahan untuk menyelidiki dugaan kasus itu sampai terang benderang. Kita siap membantu Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menyelusuri terkait masalah itu,” pungkas Hatoguan mengakhiri.

Sementara itu, Rapidin Simbolon yang dihubungi awak media via telepon seluler sebanyak 3 kali tidak mengangkatnya saat akan dikonfimasi terkait dirinya sebagai pengurus di salah satu Yayasan.(ps)

Berita Terkait

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM
Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo
Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa
Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas
Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi
Mad Sutisna Kembali Daftar Sebagai Calon Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Siap Tuntaskan Program Yang Belum Rampung
RSD Gunung Jati Kota Cirebon Dapat Penghargaan Platinum Dari WSO Angels Award Dalam Penanganan Penyakit Stroke
Gatut Susanta Kembali Berkarya Dan Terbitkan Buku Di Yogyakarta, Kali Ini Bertema Pesona Tombak yang Melegenda

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:53

Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:52

Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:28

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

Kamis, 18 Desember 2025 - 17:16

Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi

Berita Terbaru