Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Kontroversinews | Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Ditjen Bina Keuda) Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinergi Pelaksanaan Program dan Kegiatan Urusan Pemerintahan Umum di Daerah guna mendukung program prioritas Presiden dan Asta Cita. Kegiatan berlangsung di Grand Ballroom Hotel Pullman Jakarta Central, Kamis (15/1/2026).

Rakornas dihadiri para kepala daerah dari seluruh Indonesia, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) kabupaten/kota.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, turut hadir didampingi Kepala Bakesbangpol Kota Tegal dan Kepala Bapperida Kota Tegal.

Tujuan kegiatan ini adalah menyatukan persepsi terkait pengelolaan keuangan dan pelaksanaan urusan pemerintahan umum di daerah.

Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan, Bahtiar, dalam arahannya menegaskan pentingnya penyiapan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK) sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Menurutnya, hal tersebut diperlukan untuk mengantisipasi berbagai norma penyelenggaraan pemerintahan serta memastikan implementasi Asta Cita Presiden berjalan optimal di daerah.

Bahtiar juga menyoroti tantangan kemandirian ekonomi yang masih dihadapi Indonesia, di tengah potensi generasi muda dan sumber daya bangsa yang belum sepenuhnya dimanfaatkan.

Sementara itu, pejabat Ditjen Bina Keuda Kemendagri, Rikie, menjelaskan bahwa penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026 harus berpedoman pada sejumlah prinsip utama. Di antaranya, APBD disusun sesuai kemampuan pendapatan daerah dan kebutuhan penyelenggaraan urusan pemerintahan, tidak bertentangan dengan kepentingan umum maupun peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, serta berpedoman pada dokumen perencanaan seperti RKPD, KUA, dan PPAS.

Ia menambahkan, APBD harus disusun tepat waktu sesuai tahapan, menjadi dasar penerimaan dan pengeluaran daerah, serta memiliki fungsi otorisasi, perencanaan, pengawasan, alokasi, distribusi, dan stabilisasi. APBD ditetapkan setiap tahun melalui peraturan daerah dan dilaksanakan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, partisipatif, serta bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan manfaat bagi masyarakat.

Kepala Bakesbangpol Kota Tegal, Budi Saptaji, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menjajaki kenaikan dana bantuan untuk partai politik, yang sejak 2012 belum pernah mengalami penyesuaian.

“Di Kota Tegal tahun ini kita sedang melakukan kajian tentang kenaikan besaran bantuan partai politik. Sejak 2012 sampai sekarang belum pernah ada kenaikan,” ujarnya.

Namun, Budi menegaskan bahwa rencana tersebut tetap akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Ia mencontohkan, dengan jumlah pemilih tetap di Kota Tegal sekitar 204.000 jiwa, jika dikalikan Rp10.000 per pemilih, maka kebutuhan anggaran hanya sekitar Rp2,04 miliar.

“Jumlah itu relatif kecil dibandingkan persentase APBD secara keseluruhan, sehingga masih memungkinkan,” tambahnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Bapperida yang juga hadir dalam kegiatan tersebut untuk sinkronisasi. Bapperida nantinya akan memverifikasi usulan kegiatan dari Bakesbangpol agar selaras dengan dokumen perencanaan mulai dari RPJPD, RPJMD, hingga RKPD, serta mendukung program prioritas Presiden termasuk Asta Cita.

(Sholeh)

Berita Terkait

Di Makam BM Diah dan Rosihan Anwar, AMKI Menyemai Ingatan Pers yang Berjuang
AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM
Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo
Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa
Perkuat Kolaborasi, Pemkot Cirebon Dukung MBG untuk Pemenuhan Gizi dan Perputaran Ekonomi
Mad Sutisna Kembali Daftar Sebagai Calon Ketua KWRI Kabupaten Tangerang, Siap Tuntaskan Program Yang Belum Rampung
RSD Gunung Jati Kota Cirebon Dapat Penghargaan Platinum Dari WSO Angels Award Dalam Penanganan Penyakit Stroke
Gatut Susanta Kembali Berkarya Dan Terbitkan Buku Di Yogyakarta, Kali Ini Bertema Pesona Tombak yang Melegenda

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:29

Di Makam BM Diah dan Rosihan Anwar, AMKI Menyemai Ingatan Pers yang Berjuang

Rabu, 28 Januari 2026 - 08:52

AMKI Jakarta Kolaborasi Dengan Smesco Siap Dukung UMKM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:53

Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:52

Sentuh Lansia dan Disabilitas, Bupati Brebes Hadirkan Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis di Desa

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:28

Ditjen Bina Keuda Kemendagri Satukan Persepsi Keuangan Daerah Lewat Rakornas

Berita Terbaru