Tips Tingkatkan Imun Dengan Rempah

oleh -1 views
ilustrasi rempah kunyit meningkatkan imun. (John Douillard's LifeSpa)

BANDUNG (kontroversinews.com) – Pandemi Covid-19 masih melanda di Indonesia. Karena itu, semua masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan ketika berada di luar rumah. Namun tak hanya itu saja, untuk mencegah terjangkit Covid-19, kita harus menjaga pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi vitamin dan makan makanan bergizi. Sebagai pelengkap, masyarakat juga harus meningkatkan imunitas tubuh. Bagaimana caranya? Prof. Dr. Mangestuti Agil, MS., Apt. (Prof. Manges) salah satu dosen di Fakultas Farmasi Unair memberikan beberapa tips tingkatkan imun.

Menurut Prof. Manges, terdapat penelitian terdahulu membuktikan bahwa enzim ACE2 merupakan tempat masuk beberapa jenis virus corona ke dalam sel tubuh manusia. Virus corona tersebut termasuk severe acute respiratory syndrome coronavirus (SARSCov) penyebab penyakit SARS dan pada beberapa studi juga mengidentifikasi masuknya SARSCov-2 (Virus penyebab Covid-19) melalui pintu yang sama, yaitu ACE2.

Mengutip dari Kompas, Prof. Manges menegaskan bahwa penelitian sudah membuktikan bahwa kerja kandungan di dalam rempah-rempah dapat meningkatkan imunitas tubuh. Rempah-rempah itu antara lain:

1. Temulawak

2. kunyit

3. jahe

Konsumsi rempah-rempah seperti temulawak dan kunyit sudah menjadi tradisi masyarakat Asia, termasuk Indonesia yang membuat tubuh sehat. “Imun yang kuat pasti akan membantu tubuh untuk melawan kuman dan virus yang menyerang sel tubuh manusia,” ujarnya seperti dikutip dari laman Unair. Kekebalan tubuh yang kuat akan memperkecil atau meniadakan peluang masuknya virus ke sel tubuh kita melalui cara apapun.

“Oleh karena itu saya menyatakan saat ini bahwa temulawak, kunyit, dan jahe tidak berpotensi memudahkan penularan Covid-19,” terangnya. Akan tetapi, bahan-bahan tersebut bahkan dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh manusia, antara lain melalui aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, agar tidak mudah terkena infeksi virus dan bakteri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *