Seluruh SMP Negeri di Karawang Gagal Gelar UN Berbasis Komputer

- Pewarta

Rabu, 25 April 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Kontroversinews.- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karawang menyatakan seluruh SMP Negeri di daerah tersebut melaksanakan Ujian Nasional secara konvensional menggunakan kertas dan pensil.

“SMP Negeri di Karawang belum siap melaksanakan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer), jadi ujiannya digelar dengan cara konvensional,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang, Nandang Mulyana, di Karawang, Senin.

Ia mengatakan, pelaksanaan UNBK hanya diikuti 40 sekolah SMP dan MTS dari total 150 sekolah. Terdiri atas 15 SMP dan 25 Madrasah Tsanawiyah (Mts).

“UNBK hanya digelar SMP swasta. Seluruh SMP Negeri menggelar ujian secara konvensional,” kata dia.

Pada hari pertama, ujian nasional SMP/MTS ini diikuti 36.333 pelajar di Karawang. Dari jumlah peserta ujian nasional itu, yang mengikuti UNBK hanya 1.500 siswa.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 3 Karawang Barat Drajat Syafei mengakui pihaknya tidak menggelar UNBK karena keterbatasan komputer.

“Kita hanya memiliki 24 komputer. Sedangkan pelajar yang mengikuti ujian sebanyak 470 siswa. Jadi tidak cukup jika digelar UNBK,” katanya.

Kendala kekurangan komputer untuk menggelar UNBK juga dialami SMP Negeri 1 Karawang Barat, salah satu sekolah yang dikenal sebagai sekolah favorit.

Kepala SMP Negeri 1 Karawang Barat, Rukhmana, mengaku pihak sekolah hanya memiliki 50 unit komputer untuk 696 siswa

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru