Proses pembebasan lahan pembangunan jembatan tano ponggol Belum Tuntas.

oleh -5 views

Samosir kontroversinews.
Kepala BPJN Wilayah Medan Selamat Rasidi didampingi Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan PPK Tambos Nainggolan, membenarkan bahwa proses pembebasan lahan pembangunan jembatan Tano Ponggol belum tuntas. 

Meskipun pembebasan lahan belum tuntas, ground breaking pembangunan jembatan Tano Ponggol di Pangururan Kabupaten Samosir tetap dilakukan, Selasa (26/1/21), yang dikerjakan PT Wijaya Karya (Wika) bersumber dari APBN Rp176 Miliar.

Peletakan batu pertama atau ground breaking pun telah kita lakukan,” ujar Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Medan, Selamat Rasidi, didampingi PPK Tambos Nainggolan,  Bupati Samosir Rapidin Simbolon dan Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon.

Dijelaskan, pembebasan lahan pembangunan jembatan Tano Ponggol masih ada masalah 26 % atau sekitar 35 Persil tanah milik masyarakat yang belum tuntas, dan diperkirakan Maret 2021 pembebasan lahan sudah selesai supaya pembangunan jembatan berjalan lancar,” harap Selamat.

Terkait nilai atau harga tanah untuk ganti rugi, sudah ditetapkan oleh pihak terkait dan nilai itu tidak dapat kita tambah atau diturunkan, sebab hal itu menyalahi aturan perundangan,”ujar Rasidi.

 
Diharapkan kerjasama masyarakat supaya proses pembebasan lahan yang tersisa segera tuntas demikian pembangunan jembatan Tano Ponggol dapat selesai 17 bulan,”harap Selamat.

Hal yang sama juga disampaikan Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

“Ada 35 Persil tanah masyarakat yang belum bebas, dimana dari keterangan warga kepada kami dikarenakan ganti rugi yang disampaikan tidak sesuai dengan harga tanah masyarakat,” jelas Rapidin.

Kami meminta Kementerian PUPR kembali melakukan penilaian harga tanah dan bangunan masyarakat, supaya uangnya dapat mbeli tanah dan mendirikan bangunan ditempat yang lain,”harap Simbolon.

Janganlah terlalu banyak pengorbanan warga untuk mendukung program pembangunan jembatan Tano Ponggol, katanya.

Acara ground breaking diawali dengan menampilkan tarian khas Batak dan menekan tombol pertanda dimulainya pembangunan jembatan Tano Ponggol.(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *