Polisi Mengimbau, Hati-Hati Pengguna Jalan Bandung-Ciwidey Menyusul Ambruknya Sayap Jembatan

- Pewarta

Sabtu, 21 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASIRJAMBU  | Kontroversinews – Polisi mengimbau pengguna ruas jalan Bandung-Ciwidey maupun sebaliknya berhati-hati menyusul ambruknya sayap jembatan yang menghubungkan Bandung-Ciwidey, Sabtu (21/03/20).

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang melewati jalur antara Bandung-Ciwidey dan sebaliknya harap berhati-hati,” ujar Kapolsek Pasirjambu, AKP Asep Dedi.

Asep mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Camat dan Dinas PUTR Kabupaten Bandung. Keduanya, kata Asep, memberikan jawaban bahwa jembatan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sehingga, baik Camat maupun Dinas PUTR Kabupaten Bandung akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya juga akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Bandung, untuk menertibkan bangunan yang ada di dekat jembatan. Karena dikhawatirkan jika masih ada bangunan, akan membahayakan pengguna bangunan tersebut,” jelas Asep.

Walaunpun demikian,  kejadian tersebut, menurut Asep, tidak menggangu arus lalu lintas dari kedua arah. Karena semenjak adanya isu virus corona, arus lalu lintas antara Bandung-Ciwidey atau sebaliknya sudah sepi.
“Saya sudah melakukan pengecekan terhadap objek wisata. Hasilnya, jumlah pengunjung memang berkurang drastis,” tandas Asep.

Berdasarkan pemantauan dilokasi lokasi, aliran sungai Ciwidey  ( Sasak Jawa )  yang berada dibawah jembatan memang tidak berjalan  lancar terlebih saat arus deras. Bantaran sungai yang sudah alih pungsi  bangunan toko yang menghalangi aliran sungai.

Bahkan  masih satu lokasi dijalur Jalan Raya  Pasirjambu – Ciwidey tepatnya  jembatan di pertigaan masuk pasar Cibeureum terdapat  saluran irigasi untuk mengairi  perkampungan Pasangrahan dan Sukarasa yang tertutup oleh bangunan ruko megah. Menurut informasi, ruko megah itu adalah milik salah satu angota DPRD Kabupaten Bandung. Selain itu juga, izin dari ruko-ruko tersebut masih dipertanyakan. Karena memang bantaran Sungai Ciwidey merupakan kawasan hijau. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru