Pengurus FK PKBM Kabupaten Bandung Turut Ikuti Rakernas Pertama FK PKBM se-Indonesia

Ketua DPD FK PKBM Kabupaten Bandung, H. Furqon Nulhakim (mengenakan rompi) saat berdialog dengan Ketua Umum PP FK PKBM Indonesia dalam Rakernas FK PKBM di Bandar Lampung.

KAB.BANDUNG
Kontroversinews.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi (FK) Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kabupaten Bandung turut mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FK PKBM Indonesia di Hotel Nusantara Syariah Bandar Lampung, Provinsi Lampung, belum lama ini.

Rakernas PKBM yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti 30 dari 34 dewan pengurus FK PKBM provinsi, termasuk dari Jawa Barat, yakni jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) FK PKBM Jabar dan jajaran DPD FK PKBM Kabupaten Bandung, serta 20 ketua lembaga PKBM yang ada di Kabupaten Bandung.

“Dari Kabupaten Bandung ada 25 pengurus yang berkesempatan mengikuti Rakernas FK PKBM pertama ini,” ujar Ketua DPD FK PKBM Kabupaten Bandung, H. Furqon Nulhakim, S.Ag., M.Pd.

Selain dirinya, pengurus DPD FK PKBM Kabupaten Bandung yang juga ikut dalam Rakernas tersebut, yakni Hj. Yuni Juariyah, M.Pd, Hj. Ane Liana Dewi, M.Pd, dan Ust. Efendi, S.Pd.

Rakernas FK PKBM Indonesia di Hotel Nusantara Syariah Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Menurut Furqon, keikutsertaannya dalam Rakernas PKBM yang bertemakan “Melalui Rakernas I FK PKBM Indonesia Kita Rajut Pendidikan Non Formal yang Berkesinambungan dan Berkelanjutan serta Kita Wujudkan PKBM Mandiri dan Bermartabat” tersebut, banyak manfaatnya.

“Rakernas ini sangat bermanfaat bagi para pimpinan PKBM. Selain dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, juga bisa menggali pengalaman dari sesama pengurus FK PKBM dari provinsi lain,” tuturnya.

Furqon juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya Dinas Pendidikan setempat, atas support dan dukungannya, sehingga sejumlah pengurus PKBM dari Kabupaten Bandung bisa mengikuti Rakernas pertama FK PKBM se Indonesia.

“Mudah-mudahan ke depan kita selalu kompak memajukan PKBM Kabupaten Bandung, sehingga PKBM kita menjadi lebih baik, mandiri dan bermartabat,” pungkasnya.

 

Lily Setiadarma

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *