Pengelola Agro Wisata Walini Bakal Gandeng Investor Hingga Berikan Modal

 

RANCABALI Kontroversinews.com – Agro Wisata Walini akan menggandeng investor guna membantu pedagang agar bisa berjualan dengan tertib di sekitar lokasi wisata. Para pedagang tersebut akan dikoordinir dan selanjutnya dibangun pujasera. Melalui kerjasama tersebut, investor akan memberikan sarana prasarana hingga modal kepada para pedagang.

“Untuk penertiban akan diadakan kerjasama dengan salah satu investor, nantinya sarana prasarana untuk pedagang seperti kios akan diberikan oleh investor,” ujar Kepala unit Agro Wisata Walini, H. Ade Yuyun Rahayu saat ditemui di Agro Wisata Walini, Rancabali, Kamis (4/8).

Sebagai informasi, jumlah pedagang yang ada di sekitar Agro Wisata Walini itu sebanyak 88 kios ditambah dengan 40 kios yang berada di area parkir. Pihaknya mengaku telah merekrut koordinator pedagang. Namun karena ada pandemi Covid-19 membuat para pedagang enggan untuk mengisi kios tersebut.

“Agro wisata Walini sudah menyiapkan kios-kios untuk mensentralisir para pedagang, buktinya ada dua jajar kios, tapi dengan adanya pandemi Covid 19 hampir 50 persen pedagang itu tidak mengisi kios alasannya karena pandemi membuat sebagian pedagang tidak mempunyai modal,” tutur Ade.

Melalui kerjasama dengan investor diharapkan bisa membuat pedagang-pedagang yang ada di sekitar Agro Wisata Walini bisa lebih terintegrasi. Artinya, diantara pedagang satu dengan yang lainnya tidak menjual produk yang sama.

Pintu masuk kolam rendam Pemandian air panas Walini Desa Patengan Kecamatan Rancabali Kab. Bandung, Photo diambil, Kamis (4/8).

“Kedepannya akan lebih tertib dan pegadang akan dibina akan diberikan modal. Pelaksanaannya akan disegerakan, ibu manager sudah bertanya tentang memanggil kerjasama dengan pujasera, jadi ketika pengunjung keluar dari area wisata langsung ke pujasera dan lokasinya dekat dengan tempat parkir, jadi lebih tertib,” ujar Ade.

Terkait dengan fasilitas, Agro Wisata Walini memiliki kolam rendam umum dan VIP. Kemudian untuk parkir memiliki luas 4 ribu meter persegi yang bisa digunakan saat libur lebaran sementara saat weekday bisa menampung hingga 150-200 kendaraan. Selain itu juga tersedia sembilan cottage atau penginapan.

“Tiket masuk Rp40 ribu sudah dengan terusan, sudah ada fasilitas untuk berendam, terkecuali wisatawan yang ingin masuk ke VIP akan dikenai biaya lagi, spereti terapi ikan, kolam redam keluarga,” pungkas Ade.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *