Pemkab Sosialisasikan Kerukunan Antar Ummat Beragama

oleh
oleh

Samosir | Kontroversinews.-Wakil Bupati Samosir Ir. Juang Sinaga membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Pembinaan Toleransi dan Kerukunan Hidup Beragama di Kabupaten Samosir, Kamis 26/7/18. Turut hadir Kejari Samosir Edward Malau, SH, MH, Kakan Kesbang Pol Samosir, Kakandepag Samosir, Ketua MUI dan Ketua FKUB Samosir.

Wakil Bupati Samosir dalam arahannya menyampaikan bahwa secara umum kehidupan antar umat beragama di Kabupaten Samosir dalam suasana aman, tentram dan damai, untuk itu Pemerintah memberikan apresiasi yang tinggi atas segala upaya masyarakat dan segenap elemen masyarakat dalam menjaga toleransi dan kerukunan hidup beragama.
Semangat kebersamaan dan kerjasama inilah yang harus terus dijaga, karena kita adalah makhluk sosial yang senantiasa saling tolong menolong antar umat beragama demi kelancaran pembangunan di Kab.Samosir.
Pemerintah Kabupaten Samosir bersama seluruh tokoh agama harus mampu melakukan deteksi dini dan pemetaan gangguan kerukunan umat, mampu meredam dan mencari solusi jika terjadi gangguan bagi kerukunan hidup beragama. Seluruh stakeholder perlu membangun komitmen bersama, kesamaan pemahaman, memupuk rasa saling percaya dan saling menghormati serta hubungan yang sinergis antara Pemerintah Daerah, tokoh-tokoh agama dan organisasi keagamaan untuk menjaga harmoni sosial dan kehidupan keagamaan dalam rangka kebhinnekaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Wabup juga menghimbau para pengurus FKUB hendaknya dapat terus membangun komunikasi melalui dialog antar lintas agama  agar selalu terpelihara kesepahaman antar umat beragama serta membangun aksi nyata yang langsung menyentuh dan bermanfaat bagi masyarakat seperti melaksanakan kegiatan bakti sosial serta peduli korban bencana.

Wabup mengajak seluruh masyarakat Samosir untuk tetap bersatu dan menjunjung tinggi rasa toleransi sehingga tercipta kondusifitas kerukunan hidup beragama demi suksesnya pembangunan di Kab. Samosir.

Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Samosir Drs. Paris Manik, MM dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya Sosialisasi Pembinaan Toleransi dan Kerukunan Hidup Beragama di Kabupaten Samosir adalah untuk meningkatkan peran tokoh agama untuk mengantisipasi terjadi gangguan bagi kerukunan hidup beragama, membangun sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta meningkatnya peran serta tokoh agama dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Samosir.

Sosialisasi diikuti seluruh para tokoh agama se- Kabupaten Samosir (Islam, Kristen dan Katolik).(ps)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *