Oknum Pegawai Kejaksaan Resahkan Kepala Desa, Kades Geruduk Kantor Kejaksaan

- Pewarta

Selasa, 5 November 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Tasikmalaya| Kontroversinews.-Para Kepala Desa di Kabupaten Tasikmalaya melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Senin (4/11/2019).

Kedatangan para Kepala Desa ini terkait adanya indikasi dugaan pemerasan dan intimidasi terhadap para Kades oleh oknum pegawai Kejaksaan yang sudah membuat resah para Kades di Kabupaten Tasikmalaya.

Dikatakan Harum wakil ketua APDESI Kabupaten Tasikmalaya kepada wwartawa, disela sela Aksi Senin (04/11/2019)

“Sudah lama para Kades resa dengan oleh Oknum Pegawai Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, jadi kami sekarang action melakukan sebuah aksi ini semua supaya bisa menjawab keluhan para kades yang ada di kabupaten”ungkap Harum.

Lebih lanjut Harun mengatakan bahwa tidak hanya oknum pegawai kejaksaan yang datang ke desa tetapi dari yang mengatasnamakan lembaga sosial kontrol juga gentayangan berdatangan ke desa namun ironisnya mereka diduga Telah melakukan sebuah intimidasi dan pemerasan.

“ada salah seorang kades sampai meninggal akibat ulah ulah para oknum, kami semua sebagai kades sangat miris dengan adanya hal seperti itu,dan kami juga punya bukti teror teror melalui telepon, pesan singkat WA dan yang lainnya ada juga bukti transfer, pokonya kami siap membeberkan semuanya nanti hari Rabu karena hari Rabu akan ada aksi susulan” Bebernya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya Sri Tatmala Wahnani menyatakan dirinya baru dengar kalau ada oknum pegawai kejaksaan melakukan indikasi dugaan pemerasan dan intimidasi terhadap kepala desa.

“Saya tidak tahu baru ada informasi sekarang ini, saya sering mengimbau kepada semuanya agar bekerja secara profesional dan tidak boleh ada unsur meminta terhadap siapa saja, kejaksaan akan bertindak jikalau ada pengaduan dari masyarakat dan akan mendalaminya jikalau ada indikasi korupsi dan yang lainnya,” tegasnya.***

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru