Lapangan Merdeka Medan Ditutup Karna Pelaksanaan Senam Langgar Protokol Kesehatan

- Pewarta

Senin, 1 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapangan Merdeka Medan

Lapangan Merdeka Medan

Medan (Kontroversinews.com) – Lapangan Merdeka Medan ditutup sementara karena adanya pelaksanaan senam yang diduga melanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19. Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman pun meminta agar dilakukan negosiasi ulang terhadap penutupan itu.

“Kalau kita lihat Lapangan Merdeka ini ditutup. Tadi pagi baru kita tahu ini ditutup, ketepatan ada Camat, Sekcam, Lurah juga di sini kita tanyakan kenapa lapangan merdeka ditutup. Ternyata ada laporan dari masyarakat kepada pihak yang berwajib dengan adanya senam, yang katanya senam tersebut tidak mengikuti protokol kesehatan,” kata Aulia di lapangan merdeka, Medan, Minggu (28/2/2021).

“Jadi, kita minta nanti Camat tolong negosiasi ulang dengan pihak keamanan yang terkait. Buat lah aturan supaya protokol kesehatan itu dijalankan,” katanya pada detiknews.

Penutupan lapangan merdeka Medan ini hanya dilakukan pada Minggu pagi. Hal itu dilakukan untuk mencegah dilakukannya senam yang melanggar protokol kesehatan.

“Kalau memang melarang orang senam silakan. Tapi setidaknya taman ini lapangan merdeka dibuka untuk bisa orang berolahraga di dalamnya. Karena tadi saya lihat langsung di jalan, orang berolahraga di jalan ramai. Kita takutkan ada kendaraan ugal-ugalan bisa menyebabkan terjadi kecelakaan hingga memakan korban,” ucap Aulia.

Aulia sendiri tak melarang Lapangan Merdeka digunakan untuk senam. Namun dia meminta agar senam itu dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Kalau pun senam mau dilaksanakan, silahkan. Tapi ikuti protokol kesehatan berjarak depan 2 meter, belakang 2 meter jaraknya kiri 2 meter, kanan 2 meter. Nah, ini kan sudah memenuhi protokol kesehatan,” tuturnya

Menurut Aulia, warga Kota Medan membutuhkan lokasi untuk bisa berolahraga. Dia menilai olahraga juga penting untuk meningkatkan imunitas warga saat pandemi virus Corona atau COVID-19 ini.***AS

 

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru