Kelas pelatihan membatik di Cirebon diminati siswa SD hingga SMA

- Pewarta

Jumat, 18 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Kontroversinews – Kelas pelatihan membatik yang diinisiasi oleh masyarakat di Desa Kebon Gedang, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diminati sejumlah siswa mulai dari SD hingga jenjang SMA.

“Kami tidak sekedar membatik, tapi juga mengadakan pelatihan, riset dan promosi batik dari Ciwaringin ini. Kami juga membuka kelas yang diminati oleh siswa,” ujar Ketua Kelompok Batik Ciwaringin, Fathoni Dimiaty, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis.

Program Batik Ciwaringin itu merupakan binaan tanggung jawab sosial PT Lintas Marga Sedaya. Fathoni menambahkan pihaknya juga bekerja sama dengan SMK Gunung Jati, Cirebon. SMK itu memiliki jurusan batik.

Para guru di SMK itu magang untuk belajar bagaimana membuat batik tulis di desa tersebut. Selain itu juga ada mahasiswa yang melakukan pelatihan di desa itu.

“Pada bulan ini, bertepatan dengan momen Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober, kami membuka sejumlah kelas pelatihan membatik yang diikuti oleh pelajar SD, SMP dan kelompok guru,” katanya.

kelompok pelajar yang mengikuti pelatihan membatik adalah SD 1 Ciwaringin, SD 3 Ciwaringin, SD 1 Galagamba serta guru-guru dari SMKN 1 Gunung Putri, Cirebon. Dengan banyaknya peminat pelatihan batik ini, terutama anak-anak, Fathoni mengaku senang. Ia berharap anak-anak yang dapat mengenal batik sedari kecil akan menjadi generasi penerus yang mampu menjaga warisan budaya.

Kelompok Batik binaan LMS ini juga menerima jasa pewarnaan dari daerah-daerah lain seperti Kalimantan, Jambi, Sulawesi dan lainnya. Pewarna yang digunakan adalah pewarna alami yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti kulit pohon, daun , buah dan bunga-bungaan.

“Kami ingin mengangkat masalah lingkungan. Jadi kami mengambil sampah limbah orang lain, seperti kulit mahoni, kulit buah manggis, secang, rambutan, kulit pohon mangga yang relatif lebih aman terhadap lingkungan. Yang penting ramah lingkungan, murah, tersedia melimpah, dan tidak tergantung kepada negara lain,”terang dia.

Batik olahan kelompok yang dipimpin Fathoni sudah merambah beberapa negara tetangga. Mulai dari Malaysia, Korea dan Jepang. Dia mengakui para pembatik di Ciwaringin ini memiliki konsep 3K yakni kebersamaan, kesehatan dan kesejahteraan.

“Sekarang para pembatik sudah hampir bisa mandiri. Kalau dulu mereka batik itu masih sebagai sambilan. Tapi dengan adanya kelompok membatik sekarang, jadi mulai bisa mandiri,” kata Fathoni. (Antara)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru