Kawaludin: Lomba Panjat Pinang, Dilarang Digelar Masyarakat Selama Masa Pandemi Corona

- Pewarta

Minggu, 9 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : ilustrasi panjat pinang

Photo : ilustrasi panjat pinang

SOREANG  | Kontroversinews – Masyarakat sepertinya harus mengurungkan niatnya dalam merayakan HUT RI Ke 75 tahun 2020 , dengan kegiatan perlombaan, seperti perlombaan panjat pinang, lomba makan kerupuk dan perlombaan lainnya. Pasalnya, kegiatan tersebut bisa menciptakan keramaian dan menimbulkan kontak fisik, maka dimasa pandemi Covid 19, perayaan HUT RI 17 Agustus dipastikan tidak boleh dilaksanakan.

Kasatpol PP Kabupaten Bandung, Kawaludin mengatakan, meskipun sampai saat ini Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bandung belum mengeluarkan kebijakan, yang berkaitan dengan berbagai perlombaan dalam rangka peringatan HUT RI 17 Agustus. Tetapi, bisa dipastikan apapun bentuk kegiatan yang mengundang keramaian serta terdapat kontak fisik baik langsung maupun tidak, akan sulit mendapatkan izin.

“Yah harus dilihat dulu kegiatannya seperti apa. Panjat pinang, lomba makan kerupuk dan lainnya itu kan ada kontak fisik dan sangat rentan terjadi penyebaran virus corona. Tapi kan ada juga perlombaan yang bisa dilakukan dirumah masing masing, seperti perlombaan e-sport, terus sepeda santai tapi jangan berkerumun,” kata Kawalludin di Soreang beberapa waktu yang lalu.


Kasatpol PP Kabupaten Bandung, Kawaludin

Gugus Tugas Covid 19, lanjut Kawalludin, sangat berat dalam mengeluarkan rekomendasi untuk menginzinkan kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa, dan yang berpotensi menimbulkan kontak fisik. Itu artinya, berbagai perlombaan yang biasa digelar masyarakat setiap 17 Agustus, terancam tidak bisa digelar. Kata dia, larangan tersebut seiring masih belum usainya masa pandemi covid 19.

“Mengenai pelaksanaan upacara bendera yang biasa digelar disetiap kecamatan, kami masih melakukan pembahasan untuk prosedur tetap (protap)nya. Karena jangan sampai pelaksanaan upacara bendera dilaksanakan, dengan mengabaikan protokol kesehatan serta terjadi kerumunan massa yang tak terkendali. Akan kami evaluasi dan bahas bagaimana protapnya,”tutur Kawalludin.

Kawaludin meminta agar masyarakat tetap mematuhi aturan selama masa Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) atau New Normal ini. Jangan sampai karena “keukeuh” menggelar berbaagai perlombaan 17 Agustus an, malah akhirnya menyebabkan semakin meluasnya penyebaran virus corona.

“Kami mohon kesadarannya dari masyarakat. Karena ini bukan untuk kepentingan pemerintah saja, tapi untuk keselamatan masyarakat juga. Saya tidak ingin terjadi sampai ada pembubaran oleh petugas, tapi harus ada kesadaran sendiri dari masyarakatnya,” kata Kawalludin. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru