Hilman : Secara Pola Moderat Kita Butuh 6 Pos Damkar Kab Bandung

BANDUNG Kontroversinews.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan itu sudah ada kajian segala sesuatunya Rencana Induk Sistem Pemadam Kebakaran (RISPK) dan di wilayah Kab Bandung dibagi managemen wilayah kebakaran ,” tutur Kepala Damkar Kab Bandung , Drs Hilman Kadar MSi di Ruang Kerjanya (9/5/2022) .

Hilman berpendapat ,jadi berdasarkan hasil kajian dari luas wilayah dan jumlah penduduk Kab Bandung termasuk tingginya perkembangan industri ditambah dibukanya Perumahan dan sebagainya jadi idealnya di Kab Bandung ada 31 Pos Pemadam Kebakaran .

Namun hasil kajian ada optimal dan moderat atau maksimal dan kalau moderat Kab Bandung harus ada 15 Pos Pemadam Kebakaran dan yang ada sekarang baru 9 Pos Pemadam Kebakaran berarti kita masih kurang 6 Pos lagi Pemadam Kebakaran dari kajian pola moderat .

Sehingga walaupun banyak kekurangan kita tidak boleh stag ,kita harus tetap melayani secara optimal ,caranya yang diamanatkan Pa Bupati Bandung kita di OPD harus bisa menerapkan Pentahelix dengan pengembangan pola pola stakeholder yang mendukung .

Diantaranya bisa bekerja sama dengan Badan Usaha dan ini sudah kita tindak lajuti dan jadi target kinerja kita ,untuk wilayah Bojong Soang kita sudah bekerja sama dengan Podomoro ,

Dan pihak Podomoro sudah memberikan respon baik sudah mengalokasikan ruang tanah walaupun belum secara resmi diserahkan tapi sudah dialokasikan dalam  sateplain sudah diserahkan termasuk juga kerja sama pihak Perusahaan Peng Tay dan Kahatex dan mereka mempersilahkan mobil Damkar untuk digunakan .

Sesuai yang di perintahkan Bupati Bandung kita akan melakukan progres yaitu 1 Pos Damkar untuk Kertasari dan 2 Pos Damkar untuk wilayah Cimenyan dan itu sudah kita ajukan secara administrasi  termasuk  menyediakan unit armada ,APK dan yang lainnya yang menjadi kebutuhan Pos Damkar .

Selama tahun 2021 sudah terjadi kebakaran sebanyak 272 kali dan selama Januari sampai dengan April terjadi 54 kali kebakaran dan secara respon time target kita sudah tercapai .

Dan rencana kedepan kita akan membentuk relawan Damkar berbasis desa di beberapa kecamatan dan kami akan menyediakan seragam termasuk memberikan pelatihan dan itu memang sudah ada anggarannya ,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *