H.NENDI SPd. MM ” SEBAGAI KEPSEK SMAN I KOTA CIREBON TERUS GENJOT MUTU PENDIDIKAN MELALUI BERBAGAI ASPEK

oleh -8 views

Cirebon – Memang kamajuan satu sekolah terkadang tergantung kepala kepala Sekolahnya ,kalau niat ingin memajukan sekolah yang di pimpinnya mampu menjadi yang terdepan dan mengalami kemajuan yang signipikan tentu harus berani ngambil langkah dan terobosan serta spekulasi dalam programnya, agar semua harapan dan cita citanya bisa tercapai serta sukses dikemudian hari yang mampu menjadi Sebuah Sekolah yang terdepan di kota Cirebon Jawa barat khususnya.

Hal itulah yang terjadi pula di SMAN I Kota Cirebon yang di pimpin oleh H.Nendi.disana terlihat dengan adanya pandemik Covid dan sistim sekolah jarak jauh tak menyurutkan niatnya untuk terus menggenjot anak didiknya menjadi anak didik yang pintar dan cerdas. Berbagai terobosan pun terus dipaju melalui pembelajaran jarak jauh pada umumnya sekolah lain, juga terobosan lain seperti penguatan pengetahuan pembelajaran dalam mendidik melalui lembaran kerja siswa yang diberikan sekolah.

Kenyataan itu seperti dikatakan Kepala Sekolah SMAN I Kota Cirebon H.Nendi SPd.MM saat ditumui awak media ini yang menurutnya berbagai terobosan dilakukan guna mengantisipasi masalah pembelajaran dengan sistem daring, dengan keterbatasan daring tidak mungkin tercapai dengan sukses kalau tidak diimbangi dengan pegangan mereka yang dipelajari.

H.AHMAD TAJIRI
PEMBINA KOPSIS SMAN I KOTA CIREBON

Ungkapan sama juga dikatakan H.Ahmad berkat kerja keras Keberadaan kopsis 81 pun telah banyak membantu baik untuk kebutuhan siswa ataupun dalam pembelajaran pendidikan karakter dan berbagai pengetahuan bahkan terciptakan buat Yerbuk siswa.”ungkap ahmad.

Diahir perbincanganmya dengan mereka berharap, berbagai pembelajaran ditempuh menurutnya semoga mampu memberikan ilmu pengetahuan lebih buat anak didik yang mampu berdaya saing di kemudian hari dan mampu meneruskan Sekolah ke tingkat yang lebih tinggi sertapu membawa harum nama baik sekolah.khususnya SMAN I Kota Cirebon.

Mengenal singkat Sejarah SMAN I Kota Cirebon yang di himpun dari berbagai sumber ternyata

Pada tahun 1950, banyak sekolah yang berganti nama. Diantaranya SMA Negeri Cirebon di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 81 Cirebon. Sejak tahun tersebut SMA Negeri Cirebon ke Gedung baru di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo tersebut. Bentuk Negara Indonesia Serikat lalu berganti menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak tanggal 15 Agustus 1950. SMA Negeri Cirebon sejak pindah ke Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 81 terdiri dari 2 (dua) Jurusan, yaitu Jurusan B (Pasti Alam) dan Jurusan C (Sosial Ekonomi).Pada tahun 1967 SMA Negeri Cirebon berkembang pesat dan akhirnya dipecah menjadi 2 (dua) SMA negeri berdasarkan SK. Menteri P DAN K ( DEPDIKBUD RI ) No : 0179/1967 tgl. 1 Mei 1967 yaitu SMA Negeri 1 Cirebon di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 81 dan SMA Negeri 2 Cirebon di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo No. 1. Pada tahun 1969 Bapak R.MARKUM Pensiun dan Pimpinan diganti oleh Bapak R.ABDULLAH dari tahun 1969 sampai dengan tahun 1972 dan Bapak Drs. Achdiyat sebagai Wakil Kepala Sekolah. Pada tahun 1973 Kepala Sekolah dijabat oleh Bapak R. BUMITA SASTRADIREDJA. Pada tahun 1974 tanggal 1 Januari s/d 3 Maret 1982 Pimpinan SMA Negeri 1 Cirebon dijabat oleh Bapak Drs. ABAS EDIASUHATA. Mulai tanggal 18 September 2013, Jabatan Kepala SMA Negeri 1 Cirebon dijabat oleh Bapak Drs.Totong Muslihat.N.MM. Dengan memiliki Visi dan misi

Adapun visi yang dimiliki oleh sekolah ini, yaitu ” Dengan dilandasi dengan keimanan, ketaqwaan dan kedisiplinan dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, pendidikan SMA Negeri 1 Cirebon menjadi SMA yang dapat berkompetitif di Jawa Barat, Tingkat Nasional dan Tingkat Internasional “

Sementara misi yang hendak dicapai adalah :
Membangun dan menumbuhkan kegiatan-kegiatan penghayatan dan pengamalan ajaran agama
Reorientasi pembelajaran yang merujuk pada Kurikulum Berbasis Kompetensi dan Kompetensi Standar Internasional.
Melaksanakan proses pembelajaran yang merujuk pada konsep “General Life Skill” serta “Spesific Life Skill” dalam wadah BBE. Melengkapi sarana prasarana pendidikan Melaksanakan evaluasi pembelajaran secara kontinue mencakup tiga aspek yaitu knowledge, afektif dan psikomotorik mengacu pada OBYEKTIFITAS, untuk peningkatan “MUTU HASIL BELAJAR”Membangun kultur sekolah menuju kepada GREEN SCHOOL dan Caracter Building yang diidamkan oleh masyarakat Kota Cirebon.(dhian st yang dirangkum dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *