Guru Diduga Terlibat Praktik Jual Beli Kursi PPDB

- Pewarta

Minggu, 14 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG | Kontroversinews. – Ombudsman RI perwakilan Banten menemukan dugaan jual beli kursi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tingkat SMA dan SMK di Banten. Slot kursi tersebut diduga dijual lewat agen orang dalam sekolah.

“Modusnya melalui agen-agen yang disediakan oleh panitia, bisa dari guru, keluarga guru, LSM, media hingga sekuriti, bermacam-macam lah,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Banten, Bambang P Sumo seperti dutulis Kompas.com, Selasa (9/7/2019).

Menurut Bambang, transaksi jual beli kursi PPDB dilakukan lewat transfer. Nominalnya bervariasi mulai dari Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta. Pihak Ombudsman, kata Bambang, saat ini sudah mengantongi empat bukti transfer yang dilaporkan oleh orangtua murid kepada Ombudsman. Empat bukti transfer tersebut untuk slot kursi salah satu SMK negeri di Tangerang.

“Ada empat laporan resmi, daftar di SMKN 1 Panongan Kabupaten Tangerang. Kami juga ada investigasi khusus juga, ada yang memberikan data dari sumber terpercaya, yang resmi lapor itu empat,” kata dia.

Menindaklanjuti temuannya ini, kata Bambang, Ombudsman sudah melakukan pemanggilan terhadap Kepala Sekolah SMKN 1 Panongan Mahfudin M Ardi pada Jumat, 5 Juli 2019 lalu. Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir. “Tidak hadir karena alasan kesehatan, yang datang hanya pengacaranya, kita jadwalkan ulang pemanggilan Jumat ini,” kata dia.

Ombudsman juga sudah melaporkan temuan ini ke sejumlah pihak terkait antara lain Inspektorat Provinsi Banten, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, dan juga Tim Saber pungli. “Tapi kita masih nunggu dari pihak mereka, biar simultan sama-sama untuk itu. Sekarang Ombudsman masih bergerak sendiri,” kata dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Guru Diduga Terlibat Praktik Jual Beli Kursi PPDB”

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru