Dinkes Kab Bandung Ajak Masyarakat Mencegah Stunting

- Pewarta

Selasa, 27 November 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung | Kontroversinews.-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Drg. Hj. Grace Medina mengatakan dalam mencegah stunting, masyarakat bisa memulainya dengan memberi asupa baik kepada anak.

“Stunting diakibatkan oleh pola asupan yang kurang baik. Belum tentu masyarakat tidak mampu otomatis menjadi stunting,” tutur Grace saat peringatan hari kesehatan nasional ke-54 tingkat Kabupaten Bandung di Soreang, Selasa (27/11/2018).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Drg. Hj. Grace Medina

Mencegah stunting kata Hj. Grace bisa dilakukan dengan cara CERDIK yang merupakan akronim dari Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet secara seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres dengan baik.

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan anak. Melakukan pengecekan kesehatan secara rutin, penyakit yang bisa mengganggu pertumbuhan seperti cacingan bisa diketahui sedini mungkin.

Asap rokok juga akan mengganggu kesehatan, sehingga menjauhkan anak dari asap rokok bisa mencegah pertumbuhan anak terganggu.

Melakukan aktivitas fisik seperti olah raga bisa membantu tubuh berkembang dengan baik.

Salah satu yang menjadi penyebab stunting adalah kurangnya asupan gizi, sehingga diet secara seimbang bisa mencegah terhambatnya pertumbuhan.

Stres merupakan bisa mengganggu tumbuh kembang, istirahat cukup bisa meringankan tingkat stes.

“Pencegahan stunting bisa dilakukan sejak saat bayi masih dalam kandungan sampai usia rentan dua tahun,” ujarnya.

Saat masa kehamilan, ibu hamil diharuskan mengonsumsi tablet besi. Sementara saat anak telah lahir, Hj. Grace mengimbau agar ibu memberikan ASI eksklusif minimal selama enam bulan.

“ASI merupakan asupan vitamin dan makanan terbaik bagi bayi,” ucapnya.

Grace melanjutkan, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, terdapat 10 desa yang tersebar di 8 Kecamatan Kabupaten Bandung yang rawan terhadap stunting.

“Daerah yang rawan akan kami maksimalkan untuk melakukan sosialisasi pencegahan stunting,” ujarnya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung mempunyai sejumlah program dalam pencegahan stunting.”Memberikan tablet besi kepada ibu hamil, memberikan tablet besi kepada remaja putri, memberi makanan tambahan bagi balita dan pemberian obat cacing bagi anak,” katanya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru