Bandung Barat, Kontroversinews — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Selacau di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, kembali mendapatkan apresiasi positif dari penerima manfaat atas program pemenuhan gizi yang disalurkan melalui dapur SPPG Selacau. Apresiasi ini disampaikan langsung oleh para penerima manfaat pada Jumat, 31 Januari 2026.
Program ini menyasar anak-anak sekolah sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan tujuan mendukung kecukupan gizi harian, meningkatkan kesehatan, dan semangat belajar siswa-siswi. Kehadiran dapur SPPG Selacau terbukti memberikan dampak nyata dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak di Kecamatan Batujajar.
Salah satu bentuk apresiasi datang langsung dari para siswa. Dengan penuh semangat, mereka menyampaikan terima kasih dan kebanggaan kepada pengelola dapur SPPG Selacau.
Ungkapan sederhana namun tulus, seperti “SPPG Selacau, you all do your best,” mencerminkan bahwa program ini diterima dengan baik dan manfaatnya langsung dirasakan oleh anak-anak.
Ketua Yayasan SPPG Selacau, Kang Rendra, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh penerima manfaat yang terus bersinergi mendukung program.
“Kami sangat berterima kasih kepada anak-anak dan seluruh KPM yang selalu mendukung dapur SPPG Selacau. Apresiasi dan semangat mereka menjadi energi besar bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Kang Rendra.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pengelola dapur, relawan, hingga dukungan masyarakat sekitar. SPPG Selacau berkomitmen menjaga kualitas layanan, kebersihan dapur, dan nilai gizi makanan yang disalurkan.
“Semangat dan senyum anak-anak adalah motivasi utama kami. Ke depan, kami akan terus meningkatkan pelayanan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dengan dukungan dan apresiasi dari penerima manfaat, SPPG Selacau terus menjadi contoh satuan pelayanan pemenuhan gizi yang konsisten, humanis, dan berdampak positif bagi tumbuh kembang generasi muda di Kabupaten Bandung Barat. ***








