Oknum Dewan dari Partai Islam Kembali Berulah Nekad “KAWIN SIRI”Aktivis PKS Geram

- Pewarta

Rabu, 12 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuningan (KontroversiNews).-Gedung DPRD Kuningan lagi-lagi bergetar akibat diterpa isu miring, salah satu anggota Legislatif dari Partai Islam yakni Partai PKS diduga “KAWIN SIRI”

Tak ayal adanya dugaan kawin siri anggota legislatif Kuningan dari Partai PKS berinisial “S” membuat salah satu Aktivis PKS Geram.

Di rumahnya Bung Kurnia AlBusthomi, angkat bicara pedas.

“Saya yang ikut merintis PKS merasa malu dan kecewa dengan kader PKS Kuningan yang berulah dan beretika kurang baik dengan melakukan “KAWIN SIRI”, ucap Bung Kurnia, Rabu (12/3/2025).

Ini semua merupakan cambuk untuk PKS Kuningan, agar segera berbenah membersihkan kader-kader PKS yang tidak beretika dan membuat malu nama besar PKS, ujarnya.

Masih kata Kurnia Albusthomi menambahkan, menyikapi adanya hal ini bukan masalah kawin sirinya,tapi etika moral pejabat publik yang telah menodai marwah suci nilai-nilai berumah tangga.

“Sah-sah saja mau kawin sampai 10 kali juga itu tidak dilarang, tapi harus punya rasio dan tanggung jawab, sdr “S” inikan anggota dewan yang terhormat, masa iya memberi contoh kurang baik dan tidak beretika kawin siri, apa tidak menyakiti istri dan anak-anaknya,”ungkapnya.

Ingat….ingat…..! saya ikut merintis PKS di Kuningan dari awal, itu bisa mencederai visi-misi PKS, ini bisa jadi preseden buruk kedepan untuk kepercayaan masyarakat Kuningan terhadap PKS, terutama kaum perempuan yang jelas-jelas pasti semua wanita (istri) tidak mau suaminya kawin lagi atau dimadu.

Kurnia Albusthomi berharap kepada para petinggi Partai PKS Kuningan, untuk segera menyikapi, menindak lanjuti adanya anggota legislatif dari PKS sdr”S”yang kawin siri karena sudah mencederai marwah PKS.

Sudah saatnya PKS Kuningan berbenah dari kader kader PKS yang sudah melenceng dari visi misi PKS,kita kembalikan Khitoh PKS bahwa PKS Partai Islam yang menjungjung tinggi Etika,moral,dan Budi Pekerti,agar kedepan PKS Kuningan tetap mendapat kepercayaan masyarakat Kuningan.

Masa Partai islam seperti PKS anggota Legislatipnya”KAWI SIRI”,tidak mungkin adanya kawin siri kalau tidak di awali dugaan adanya perselingkuhan.

“Karena jelas saya menduga sdr ” S ” ini telah mengenal dekat dengan perempuan yang dikawin sirinya,” geram Kurnia Albusthomi.

“Ini memalukan dan telah mencederai marwah Partai PKS Kuningan, jadi usut tuntas jangan dipelihara anggota dewan yang telah menyakiti hati kaum perempuan dan melenceng dari misi partai PKS,”pungkasnya. *** Uus(boy)

Berita Terkait

Rapat Pleno Karang Taruna Kabupaten Bandung 2026 Digelar, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Program Kerja
Pesan Ucapan Terimakasih dan Doa Pelajar SMAN Selacau Kepada Pekerja SPPG Selacau
Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 14:05

Rapat Pleno Karang Taruna Kabupaten Bandung 2026 Digelar, Fokus Konsolidasi dan Penguatan Program Kerja

Senin, 2 Februari 2026 - 10:00

Pesan Ucapan Terimakasih dan Doa Pelajar SMAN Selacau Kepada Pekerja SPPG Selacau

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Berita Terbaru