Garut (Kontroversinews).-Kucuran Bantuan Keuangan Atau Hibah dari Pemperintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2023 Untuk Yayasan BAITU SANNI ADAROJAT, yang beralamat di Desa Neglasari Kecamatan Pakenjeng Kabupaten Garut, Sebesar 700 Juta Ribu Rupiah, Diduga dijadikan kepentingan pribadi oknum kades neglasari, yang mengaku sebagai ketua yayasan
Pasalnya sewaktu awak media mendatangi yayasan BAITU SANNI ADAROJAT ada beberap informasi yang kami dapatkan dari wargamasyarakat yang tidak mau di sebut namanya ia menerangkan “Sayah tidak tau dengan adanya yayasan BAITU SANNI ADAROJAT apalagih di kelola oleh pak lurah ,Setahu sayah tidak ada dini Nama Yayasan itu ,,yang tahu sayah pak lurah bikin rumah baru bertingkat dan beli mobil mewah, Sayah tidak tahu uangnya dari mana”ungkap warga masyarakat
Kemudian di tempat terpisah Ketua Yayasan yang berinisial AN di Desa Sukamulya Kecamatan Pakenjeng Garut ia mengatakan “Bahwa yayasan itu hanya numpang di tempat lokasi Yayasan Sayah, dan siswanyapun tidak ada, yang ada itu hanya punya sayah, Kalau soal yayasan BAITU SANNI ADAROJAT silahkan aja tanya ke pak Agus Awing sebagai Kepala Desa Neglasari”ungkapnya
Lalu Kemudian Kami awak media mendatangi Rumah Kepala Desa Neglasari Agus Awing ,Namun sangat di sayangkan ia tidak ada di tempat, kemudian kami mencoba menghubungi lewat telephon celuler ia tidak merespon dan tidak memberi jawaban, Diduga Kuat Oknum Ketua Yayasan BAITU SANNI ADAROJAT, Agus Awing Sebagai Kepala Desa Neglasari tidak mau terbongkar kebokbrokan nya dan ada yang di tutup-tutupi tentang Angaran Dana Hibah atau Bantuan Keuangan dari Pemprov Jabar Tahun 2023
Pada sa’at bersamaan Kepala Desa Sukamulya Dedi Somantri Memberikan Komentar Tentang Bantuan Keuangan atau Hibah Pemprov Jabar ” Bantuan itu untuk di belikan mobil oprasional yayasan BAITU SANNI ADAROJAT”ungkap Dedi Somantri
“Bagai mana mau di jadikan oprasional yayasan, yayasanyapun tidak ada haya numpang di tempat yang lain, jangan-jangan di jadikan kepentingan pribadi Oknum Kades Neglasari Agus Awing yang dirinya meresa kebal hukum”Tegas Ketua Tiim investigasi
Sampai berita ini diterbitkan oknum Ketua Yayasan BAITU SANNI ADAROJAT Agus Awing enggan memberikan keterangan. (Iman)








