Ini Daftra Tol Yang Akan Diresmikan Presiden Jokowi di Akhir 2021

- Pewarta

Rabu, 15 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tol ilustrasi

Tol ilustrasi

JAKARTA (Kontroversinews.com) – Di sisa tahun 2021 ini panjang jalan tol yang akan diresmikan Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) operasionalnya mencapai 346 km.

Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR Budi Harimawan Semihardjo mengatakan, di Oktober ada sekitar 96 km tol akan diresmikan, November 98 km, lalu Desember-Januari ada sekitar 180 km. Harapannya, target 346 km pada 2021 ini bisa dituntaskan.

“Kami sampaikan target tahun ini ada 346 km di 2021 tol yang akan diresmikan. Sedangkan yang sudah beroperasi sudah 97 km. Jadi memang masih banyak akan diresmikan,” katanya pada CNBC Indonesia, Selasa (14/9/2021).

Ruas yang menjadi prioritas adalah tol Cisumdawu yang juga menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), tol ini dapat mendorong pengoperasian Bandara Kertajati dan menghubungkan tol Cikopo – Palimanan (Cipali).

Budi melanjutkan, tidak hanya Cisumdawu, target penyelesaian pemerintah yakni menyambung ruas tol Jakarta Outer Ring Road II di mana saat ini ruas tol yang belum rampung adalah Cinere – Jagorawi, Cimanggis – Cibitung, dan Cibitung – Cilincing.

Sementara tol prioritas pemerintah hingga 2024 antara lain satu ruas lagi yang menjadi tulang punggung tol Trans Sumatera dan Yogyakarta – Bawen, Yogyakarta – Solo sampai Kulonprogo.

Budi menjelaskan, dalam masa pandemi ini banyak kendala, baik dalam pengoperasian hingga proses konstruksi jalan tol. Dia mengatakan, ada keterlambatan konstruksi akibat penggunaan dana refocusing anggaran untuk bantuan kesehatan Covid-19, sehingga pembebasan pengadaan lahan terhambat.

Sedangkan dalam pengerjaan juga terhambat karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pasalnya, pengiriman material juga terganggu.

“Tahap operasi juga tertahan karena lalu lintas turun, menurunkan pendapatan dari tol. Namun saat ini traffic sudah membaik dan mendekati normal,” kata Budi.

Sebelumnya, pada awal tahun ini pemerintah menargetkan ada 17 ruas tol yang akan dibangun atau sepanjang 401 km, terbagi atas jalan tol non Trans 115,8 km, tol Jabodetabek 101,6 km, dan jalan tol Trans Sumatera 192,4 km.

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru