Disdik dan Kebudayaan Tangsel: Siswa Mudah Bosan dan Depresi Selama Pembelajaran Online

- Pewarta

Selasa, 18 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi pembelajaran online. (Liputan6.com)

ilustrasi pembelajaran online. (Liputan6.com)

TANGERANG SELATAN (kontroversinews.com) – Ternyata pembelajaran online berkepanjangan membawa dampak negatif bagi psikologi anak. Dari yang ringan cepat bosan, hingga yang terberat membuat depresi.

Tidak hanya itu, pembelajaran online yang telah setahun berjalan pun masih terkendala infrastruktur. Sekitar 10-20 persen pelajar di Tangsel absen belajar online. Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Taryono, banyak tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran online.

“Mungkin sebelumnya tidak terbayang, bahwa kita akan melakukan sistem pembelajaran online seperti ini, menjadi trend baru, kebiasaan baru di dunia pendidikan,” katanya kepada SINDOnews di Pemkot Tangsel, Selasa (18/5/2021).

Dijelaskan Taryono, untuk mengurangi dampak psikologis yang terjadi pada anak akibat belajar online, dibutuhkan inovasi yang terus-menerus dari guru.

“Tantangannya, selain infrastruktur, jujur yang jadi perhatian kita bersama dampak psikologis terhadap anak. Jadi yang namanya anak, alamiahnya adalah berinteraksi langsung teman-temannya, dan dengan gurunya,” sambungnya.

Tekanan psikologis ini makin terasa pada anak usia TK yang membutuhkan arena bermain sebagai media belajarnya. Anak-anak dipaksa belajar online dan tidak bermain dengan teman-temannya.

Berita Terkait

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital
Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan
Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi
Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah
Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas
Sekdis Disdik Jabar Tegas: Kepala Sekolah Penyimpang Dana BOS Akan Ditindak
Wakil Bupati Hadiri Peresmian PAUD KB Karangkamulyan, Dukung Pendidikan Anak Usia Dini
SPMB SMPN 1 Ciwidey 2025: 460 Siswa Diterima dari Kuota 484 Kursi

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:30

Wali Kota Sebut DWP Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Era Digital

Minggu, 14 Desember 2025 - 16:50

Sejak Berdiri, Yayasan Pendidikan AMS Dinilai Kurang Mendapat Perhatian Dinas Pendidikan

Kamis, 4 Desember 2025 - 08:37

Wakil Wali Kota : Guru Harus Terus Belajar, Mengajar dengan Hati, dan Berani Berinovasi

Senin, 1 Desember 2025 - 18:03

Pembangunan Ruang Kelas Rampung, PKBM ATTA AWUN Apresiasi Program Revitalisasi Pemerintah

Kamis, 13 November 2025 - 19:37

Pendidikan Politik Bagi Pelajar, Tumbuhkan Generasi Kritis dan Berintegritas

Berita Terbaru