Ahmad Yusuf: Jumlah Petugas, Idealnya Dilihat dari Luas Wilayah dan Volume Kendaraan

- Pewarta

Jumat, 17 Juli 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apel pagi sebelum melaksanakan tugas, Kepala Seksi Pengaturan dan Pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, H. Ahmad Yusup Komarul Hayat memimpin dulu apel dan memberi arahan kepada anggotanya.

Apel pagi sebelum melaksanakan tugas, Kepala Seksi Pengaturan dan Pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, H. Ahmad Yusup Komarul Hayat memimpin dulu apel dan memberi arahan kepada anggotanya.

SOREANG | Kontroversinews – Ada titik-titik jalur di Kabupaten Bandung yang diprioritaskan sejak mewabahnya Corona, utamanya jalur masuk ke wilayah Ibu Kota Kabupaten Bandung Soreang, wilayah Cangkuang, dan Jalur Kopo-Soreang.

“Di jalur Cangkuang yang sebelumnya merupakan titik macet, karena saat ini sekolah belum masuk maka petugas yang biasanya bertugas diarea sekolah, maka digeser ke wilayah Cangkuang. Dengan banyaknya petugas yang berjaga diwilayah Cangkuang membuat kemacetan dapat terurai,” ujar Kepala Seksi Pengaturan dan Pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, H. Ahmad Yusup Komarul Hayat di Soreang, Jumat (17/7).

Kepala Seksi Pengaturan dan Pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, H. Ahmad Yusup Komarul Hayat.

H. Yusuf mengungkapkan, petugas lalu lintas dibawah pimpinannya ada 142, yang tersebar di wilayah Kabupaten Bandung, seperti Kecamatan Nagrek, Kecamatan Cicalengka, Kecamatan Cileunyi, Kecamatan Cibiru, Jalur Kopo Soreang, Jalur Soreang Banjaran, Jalur Ciparay Majalaya, dan wilayah Bojongsong. Jadi, dengan wilayah Kabupaten Bandung yang cukup luas, Yusup merasa jumlah petugas yang tersedia itu masih kurang.

“Jumlah petugas itu, idealnya dilihat dari luas wilayah dan juga volume kendaraan yang ada. Karena, jika jumlah kendaraanya banyak maka seharusnya petugasnya juga banyak,” tuturnya.

Yusup melanjutkan, selain diwilayah Cangkuang, titik kemacetan juga ada diwilayah Rancamanyar yang memiliki luas jalan kurang ideal sedangkan jumlah kendaraannya cukup banyak, serta dijalur tersebut juga ada jembatan yang menjadi jalur kendaraan.

“Sekali lagi karena keterbatasan jumlah anggota, kami hanya bisa menggeser petugas, agar bisa mengurai kemacetan,” tutur Yusup.

Yusup menghimbau pengguna jalan untuk mengikuti aturan lalu lintas seperti tidak berhenti sembarangan, tidak menurunkan penumpang disembarang diarea terlarang. Intinya adalah bisa melakukan perjalanan dengan aman dan selamat.

Sementara itu, petugas lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Wildan Rismansyah mengatakan  Jalur Simpang Gading sudah kembali normal karena traffic light yang kembali berfungsi.

“Kendalanya itu diangkot yang sering berhenti sembarangan,” jelasnya. (Lily Setiadarma)

Berita Terkait

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari
Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota
Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027
Wujudkan Proteksi Kesehatan Paripurna, Kota Cirebon Raih Penghargaan Nasional UHC Awards 2026
Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional
Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat
Kecamatan Dayeuhkolot Matangkan Persiapan Program Makan Bergizi Gratis
AKBP Eko Munarianto Resmi Jabat Wakapolresta Cirebon

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:31

Penanaman Jagung Serentak 750 Hektare Polda Jabar, Polsek Sindangkerta di Desa Neglasari

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:05

Sinergi Pemkot Cirebon dan BBWS: Penataan Sungai Sukalila Menjadi Ikon Baru Wisata Kota

Jumat, 30 Januari 2026 - 00:04

Pemerintah Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Ekonomi Inklusif pada RKPD 2027

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:32

Jaga Memori Kolektif Bangsa, Pemkot Cirebon Akselerasi Implementasi SIKN dan JIKN Terintegrasi Nasional

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:31

Hadiri Pengukuhan MUI Jawa Barat, Wakil Wali Kota Cirebon Perkuat Sinergi Ulama-Umara demi Kemaslahatan Umat

Berita Terbaru